Berita Bali

Bali Dianggap Aman Dari Perang Dunia, WNA Rusia dan Ukraina Ngungsi ke Bali Totalnya 90 Ribu Lebih

Bali Dianggap Aman Dari Perang Dunia, WNA Rusia dan Ukraina Ngungsi ke Bali Totalnya 90 Ribu Lebih

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa/Humas Kanim Ngurah Rai
Kedatangan WNA melalui Bandara terus meningkat, imigrasi Ngurah Rai siapkan 36 perangkat tambahan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kunjungan Warga Negara Asing (WNA) asal Rusia dan Ukraina meningkat ke Bali usai Perang Rusia dan Ukraina yang tak kunjung selesai. Tercatat pada Tahun 2022 WNA Rusia yang berkunjung ke Bali sebanyak 58.031 orang dan pada Bulan Januari 2023 kembali alami peningkatan yakni sebanyak 22.703 orang. 

Sementara untuk WNA Ukraina pada Tahun 2022 yang berkunjung ke Bali sebanyak 7.466 orang dan pada Januari 2023 sebanyak 2.633 orang. Setelah ditotal secara keseluhuran, jumlah WNA Rusia dan Ukraina yang sudah ke Bali sejak Tahun 2022 sampai Januari 2023 ini sebanyak 90.833 orang. Data tersebut didapatkan dari Dinas Pariwisata Provinsi Bali. 

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun mengatakan memang sejak Bali dinyatakan dibuka untuk Internasional, Bali dinyatakan sebagai tempat yang aman dan damai baik untuk berwisata, bekerja maupun untuk tinggal.

“Bali dianggap tempat yang aman dari Covid-19, karena penerapan protokol kesehatan di fasilitas pariwisata maupun tempat umum, penerapan vaksinasi, masyarakatnya yang disiplin dan sebagainya,” ungkapnya pada, Kamis 23 Februari 2023.

Terlebih, kata Cok masyarakat Bali sangat ramah, bertoleransi tinggi dan menghornati pendatang khususnya wisatawan. Dan menurutnya hal ini juga menjadi faktor wisman menilai Bali menjadi tempat yang sangat aman dan damai. 

“Jadi bagi masyarakat internasional menganggap Bali tempat yanv sangat damai dan aman,” tutupnya. (*) 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved