Persib Bandung
Laga Persija Jakarta Vs Persib Bandung Ditunda, Muhammad Farhan Curigai Mafia Sepak Bola
Muhammad Farhan, Anggota Komisi I DPR RI, memberikan komentar keras terkait dengan ditundanya pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung.
TRIBUN-BALI.COM – Muhammad Farhan, Anggota Komisi I DPR RI, memberikan komentar keras terkait dengan ditundanya pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung.
Dilansir dari TribunJabar, menurut Farhan, ditundanya pertandingan Persija Jakarta Vs Persib Bandung ini sangat merugikan Maung Bandung.
Baca juga: Persija Jakarta vs Persib Bandung: Macan Kemayoran Krisis Pemain, Thomas Doll Kehilangan 13 Pemain
“Penundaan pertandingan Liga 1, Persija Jakarta Vs Persib Bandung ini menimbulkan kecurigaan di antara kita, bahwa ada upaya-upaya yang semakin menjauhkan Persib dari gelar juara,” kata dia kepada Tribun Jabar, semalam.
Atas beberapa kejadian yang dialami Persib tersebut, kata dia, cukup wajar jika suporter menjadi curiga dan mulai tidak percaya terhadap pengelolaan kompetisi Liga 1 2022/2023 ini.
“Memang tidak ada bukti atas kecurigaan tersebut, tapi tata kelola Liga seperti ini bikin kepercayaan kita semua (terhadap Liga 1) terkikis oleh curiga,” kata politisi Nasdem ini.
Dengan kepemimpinan Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI yang baru, Farhan berharap indikasi kecurangan dalam kompetisi Liga Indonesia bisa dibongkar.
“Itu sebabnya saya sangat berharap Pak Erick Thohir bisa membenahi dengan mulai membuat jadwal yang konsisten sehingga mengembalikan kepercayaan kita. Itu saja dulu,” kata dia.
Baca juga: Resmi, Operator Liga 1 Tunda Pertandingan Persija vs Persib dan Persebaya vs Arema FC, Ini Sebabnya
Selanjutnya, kata Farhan, mafia sepak bola bisa diberantas oleh kepengurusan PSSI yang baru.
“Baru kita hancurkan perilaku mafia sepak bola yang bikin sepak bola kita hancur,” kata dia.
Dalam wawancara khusus sebelumnya dengan Tribun, pertengahan Februari lalu, Farhan sudah mengungkapkan adanya indikasi penjegalan Persib untuk juara.
“Mari kita berprasangka. Saya berprasangka, jangan-jangan Persib ini dipersulit untuk mendapatkan izin stadion pertandingan home (kandang). Karena dengan dipersulit untuk mendapatkan stadion home, maka Persib akan semakin sulit untuk juara,” kata dia.
Meski Persib akhirnya bisa izin main home di Stadion Pakansari, tapi pertandingan dilarang dihadiri penonton.
“Saya pun bertanya-tanya, ada apa ini, apa tujuannya izin pertandingan home Persib ini dipersulit terus menerus? Jangan-jangan, ada konspirasi untuk menggagalkan Persib untuk menjadi juara,” ujar dia.
Seharusnya, lanjut Farhan, Persib Bandung diberikan izin bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
“Padahal Stadion GBLA itu hanya dipakai untuk latihan tim piala dunia saja. Pertandingan Piala Dunia digelarnya, kan, di Stadion Si Jalak Harupat,” kata Farhan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.