Berita Nasional
Alasan Zainudin Amali Mundur dari Menpora: Tak Adil Bagi Saya Hanya Fokus di Satu Cabor
Berikut ini adalah alasan Zainudin Amali mundur dari jabatannya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
Kemudian, Zainudin Amali pun dijadwalkan akan bertemu Presiden pada Senin mendatang 13 Maret 2023.
"Memang saya harus akan ketemu dengan Pak Presiden. Ini kan sekarang karena beliau sedang tidak ada maka kemungkinan saya dijadwalkan hari Senin saya akan ketemu dengan Pak Presiden," katanya.
"Jadi teman-teman kan menanyakan kapan saya antar suratnya ya, hari ini, tanggal 9 Kamis saya sudah antarkan," lanjut Amali.
Setelah ini, dirinya menyerahkan perihal keputusan tindak lanjut surat pengunduran diri ke Presiden Jokowi.
"Tinggal tunggu saja. Kan keputusan ada di Bapak presiden, bukan di saya," tegas dia.
Zainudin Amali Jadi Wakil Ketum PSSI
Dilansir dari Tribunnew.scom, dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI, terpilihnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali diwarnai sejumlah dinamika kontroversial.
Agenda pemilihan Wakil Ketua Umum di KLB PSSI itu sempat diulang karena para pemilik suara mencurigai adanya kecurangan.
Pada pemilihan wakil ketua umum pertama, Zainudin Amali bersama dengan Yunus Nusi terpilih menjadi Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Pada pemilihan pertama, Zainudin Amali mendapatkan 66 suara sedangkan Yunus Nusi mendapat 63 suara.
Baca juga: Partisipasi Timnas Israel di Piala Dunia U20 2023, ET Sebut Keselamatan Bukan di Tangan PSSI
Kandidat lain calon wakil ketua umum PSSI, Ratu Tisha, hanya mendapat 41 suara.
"Zainudin Amal, 66 (suara) Yunus Nusi 63 dan Ratu Tisha 41," terang PSSI.
"Dengan ini Zainudin Amali dan Yunus Nusi menjadi Wakil Ketua Umum PSSI periode 2023-2027," sambungnya.
Hasil ini menuai kericuhan yang dipicu protes para voters yang menduga terjadi manipulasi.

Pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI di KLB PSSI di Hotel Shangri-la, Jakarta, Kamis (16/2/2023) itu akhirnya diulang.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.