Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Ramadhan 2023

Hindari Makanan Berikut Ini Saat Sahur Agar Kuat Menjalani Puasa Ramadhan

Pemilihan makanan yang salah dapat memicu gangguan kesehatan baik pencernaan maupun penyakit baru.

Tayang:
Editor: Sabrina Tio Dora Hutajulu
FREEPIK
Hindari Makanan Berikut Ini Saat Sahur Agar Kuat Menjalani Puasa Ramadhan 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hindari Makanan Berikut Ini Saat Sahur Agar Kuat Menjalani Puasa Ramadhan

Tribunners, sahur dapat membantu mengurangi rasa lapar dan haus selama berpuasa sehingga dapat menjaga kenyamanan dan kesehatan tubuh selama berpuasa.

Nah, pemilihan makanan dan minuman cukup berpengaruh agar tubuh kuat dalam menjalankan ibadah puasa.

Pemilihan makanan yang salah dapat memicu gangguan kesehatan baik pencernaan maupun penyakit baru.

Tentu, ikuti beberapa langkah dan tips agar kuat berpuasa lewat pemilihan makanan untuk sahur.

Beberapa makanan berikut cukup familiar dan bisa ditemukan di masakan sederhana.

Baca juga: Jadwal Shalat, Imsak dan Buka Puasa Besok 26 Maret 2023 di Seluruh Wilayah Provinsi Bali

Baca juga: Jadwal Shalat, Imsak dan Buka Puasa Besok 26 Maret 2023 di Seluruh Wilayah Provinsi Bali

Untuk itu, ketahui makanan yang dihindari saat sahur agar kuat berpuasa dilansir dari Kontan.co.id.

Makanan yang dihindari saat sahur:

1. Makanan yang tinggi garam

Agar kuat berpuasa, Anda bisa menghindari konsumsi garam yang berlebih saat sahur.

Hal ini tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus di siang hari.

Makanan asin yang umum dimakan saat sahur antara lain mie instan, makanan olahan seperti keripik, keju asin seperti keju haloumi, dan acar.

Coba taburkan lebih sedikit garam pada makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk mengetahui mana yang mengandung lebih sedikit garam.

Anda dapat melakukannya dengan memeriksa label nutrisi untuk sodium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

2. Makanan yang tinggi lemak

Lemak sangat penting dalam diet kita, namun kita sering mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat banyak.

Makanan lain yang tinggi lemak yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan.

Makanan ini menyebabkan mulas, memperparah refluks asam dan peradangan serta memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga biasanya orang bertambah berat badannya selama Ramadhan.

Selain itu, menghindari lemak jenuh yang terdapat pada produk hewani seperti susu tinggi lemak, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa/

3. Gula sederhana

Praktik umum selama Ramadhan adalah menyantap makanan manis seperti qatayef atau pancake yang dibasahi sirup untuk hidangan sebelum fajar.

Meskipun makanan manis ini sarat dengan energi yaitu kalori, namun tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan seringkali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.

Ini karena makanan ini mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat.

Gula juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat Anda merasa lelah.

4. Makanan yang pedas

Makanan yang pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan membuat tubuh mengeluarkan banyak keringat, sehingga mudah merasa haus dan dehidrasi.

Selain itu, makanan pedas juga dapat merusak lapisan lambung dan memicu masalah pencernaan saat berpuasa.

Tentunya, hal ini dapat memicu adanya gas pada lambung sehingga membuat kerongkongan mudah kering.

5. Minuman Kafein

Selanjutnya, tips agar kuat berpuasa adalah mengindari minuman kafein.

Sebaiknya hindari minum kafein seperti teh dan kopi saat sahur karena kafein dapat meningkatkan produksi urine dan membuat tubuh lebih mudah dehidrasi selama berpuasa.

Selain itu, minuman yang mengandung kafein juga dapat merangsang sistem saraf pusat dan menyebabkan insomnia, yang dapat mengganggu kualitas tidur saat sahur.

6. Makanan yang terlalu berat

Makanan yang terlalu berat seperti daging, telur, atau keju dapat membuat tubuh sulit mencerna dan membuat Anda merasa kenyang terlalu lama, sehingga membuat Anda merasa lelah dan kurang bergairah saat berpuasa.

Selain itu, Anda dianjurkan tidak makan berlebihan dengan porsi protein, vitamin, dan karbohidrat yang seimbang.

(*)

Kontan

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved