Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

3 Kali Ajukan Usulan, Dua Shortcut di Karangasem Belum Ada Kejelasan

Usulan pembangunan dua shortcut di Karangasem hingga kini belum ada kejelasan dari Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Saiful Rohim
Kondisi Jalan Raya Shang Hyang Ambu, Desa Bugbug, Kecamatan Karangasem, Bali. Terlihat beberapa kendaraan bermuatan berat melintas. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Usulan pembangunan dua shortcut di Karangasem hingga kini belum ada kejelasan dari Kementerian PUPR Republik Indonesia.

Yakni shortcut di Jalan Raya Berina, Kecamatan Abang, Karangasem dan shortcut di Jalan Raya Sang Hyang Ambu, Bugbug, Kecamatan Karangasem.

Jalan Raya Berina dan Sang Hyang Ambu kondisinya berliku serta menanjak.

Baca juga: Krisis Air Bersih Jadi Ancaman 37 Desa di Karangasem Saat Musim Kemarau, Simak Beritanya

Medannya cukup terjal karena berada sekitar bebukitan.

Jalan Raya Berina menghubungkan Amlapura - Singaraja, sedangkan Jalan Raya Shang Hyang Ambu menghubungkan antara Amlapura - Klungkung dan Denpasar.


Kepala Dinas PUPR, Perumahan dan Permukiman Karangasem, Wedasmara, mengungkapkan, pembangunan shortcut hingga kini belum ada kepastian.

Baca juga: UGD & Rawat Inap RSUD Karangasem Tetap Buka Saat Nyepi

Kemungkinan karena terkendala anggaran, mengingat dua proyek nasional membutuhkan dana mencapai puluhan milliar.

"Pemkab Karangasem sudah 3 kali mengusulkan (pembangunan) shortcut. Tapi belum ada kepastian. Pembangunan shortcut diusulkan untuk mempercepat dan mempermudah akses jalan antara Kabupaten. Seperti Karangasem - Klungkung  serta Singaaraja,"jelasnya.


Kata Wedasnara, sebenarnya usulan pembangunan shortcut di 2 titik oleh Pemda Karangasem disambut baik oleh Kementerian.

Baca juga: Rumah Warga di Lingkungan Temega Karangasem Hangus Dilahap Jago Merah

Mengingat Jalan Raya Berina dan Shang Hyang Ambu status jalan nasional. Kedua jalan tersebut menanjak dan mengelilingi bebukitan. Kendaraan besar sering melintasi dua jalan.


Untuk diketahui, pembangunan shortcut diusulkan sejak tahun 2018 lalu oleh Pemkab Karangasem.

Anggaran untuk pembangunan shortcut Jalan Raya Berina Pemerintah Kabupaten mengajukan anggaran  sekitar 20 milliar rupiah lebih. Sedangkan shortcut di Jalan Raya Sang Hyang Ambu, diusulkan 40 milliar rupiah lebih.

Baca juga: Tingkat Hunian Hotel di Karangasem Turun Jelang Hari Raya Nyepi


Usulan pembangunan shortcut di dua titik sangat diapresiasi masyarakat di Karangasem.

Mengingat Jalan Raya Berina dan Shang Hyang Ambu menanjak dan sering memakan korban.

Kendaraan sering terperosok ke bawah karena jalan menanjak serta berbelok - belok. (*)

 

 

Berita lainnya di Berita Karangasem

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved