Berita Tabanan

Ketut Suja Yang Diduga Disembunyikan Wong Samar Belum Ditemukan

Pencarian warga I Ketut Suja, 65 tahun, yang hilang misterius di sekitaran Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Fenty Lilian Ariani
ist
Upaya pencarian petugas karena dugaan salah seorang warga hilang misterius. 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Pencarian warga I Ketut Suja, 65 tahun, yang hilang misterius di sekitaran Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan masih terus dalam pencarian.

Terakhir kali, ada dugaan korban ditemukan di Pantai Prerenan, Canggu, Badung. Namun, aparat Desa Beraban dan keluarga saat ini masih berupaya memastikan.

Sebelumnya, korban disebut-sebut atau dari petunjuk balian atau prang pintar disembunyikan wong samar.

Perbekel Desa Beraban, I Putu Heri Susanta mengaku, bahwa untuk saat ini ada informasi pencarian menuju ke Canggu. Pihaknya mendapat informasi bahwa korban ditemukan di Canggu.

Namun, ini baru dugaan dan masih akan dipastikan kembali.

“Ini meluncur ke Pantai Prerenan di Canggu. Informasi ditemukan oleh Basarnas. Nanti untuk pastinya akan kami info lagi,” jelasnya, Minggu 26 Maret 2023.

Heri Susanta menjelaskan, bahwa awalnya, korban dilaporkan hilang pada Kamis 23 Maret 2023, sekitar pukul 18.00 Wita.

Pencarian warga I Ketut Suja, 65 tahun, yang hilang misterius di sekitaran Pantai Nyanyi
Pencarian warga I Ketut Suja, 65 tahun, yang hilang misterius di sekitaran Pantai Nyanyi, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Tabanan masih terus dalam pencarian.

Dimana korban awalnya, oleh pemancing masih dilihat jalan-jalan di pinggir pantai Nyanyi, Desa Beraban dekat Pura Bomo.

Keluarga pun sudah sempat melakukan pencarian di lokasi pantai pada waktu itu.

Dan memang korban diketahui hobi dalam menangkap ikan di laut.

Baca juga: Warga Kerambitan Curhat Ke Subakti Soal Maraknya Aksi Pencurian

Atas kejadian itu, keluarga juga sudah menghaturkan upacara Pengeleb ke pantai karena dari petunjuk orang pintar korban disebut disembunyikan wong samar.

Di lokasi kejadian hanya ditemukan Sepeda motor Honda grand hitam nopol DK 3304 GN. 

“Kejadian sekitar Kamis lalu dan terus setiap hari dilakukan pencarian,” ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa usai dilaporkan hilang, warga Beraban sekitar 150 orang langsung melakukan pencarian di lokasi.

Pencarian juga sampai menyusuri semak-semak yang disekitaran lokasi. Hanya saja sampai pukul 02.30 wita korban tidak ditemukan.

“Semua turun untuk melakukan pencarian,” jelasnya.

Terpisah, Kepala BPBD Tabanan Nyoman Srinada Giri mengatakan, bahwa pihaknya juga masih masih dalam pencarian.

Memang ada anggapan bahwa korban disembunyikan wong samar.

Dan ada kesulitan karena keluarga tidak melaporkan resmi ke BPBD dan belum dapat menembuskan ke Basarnas Bali.

Meski demikian pihaknya tetap melakukan pencarian.

“Kami melakukan pencarian awal hingga sampai jam 1 dini hari. Terus keesokan ahri sampai jam 6 sore dan tadi pagi penyisiran di barat. Kami ke barat ke tanah lot menyisir sampai ke Pantai Kedungu,” katanya.

Giri mengaku, pihaknya belum tahu apakah korban tenggelam atau seperti apa. Ketika diduga tenggelam, kenyataannya tidak ada yang mengetahui korban mandi.

Hanya ditemukan sepeda motor saja. Dari CCTV diketahui berjalan ke utara.

Jadi itu yang menyulitkan pihaknya dan semua masih menduga-nduga saja.

Maka ketika ada dugaan wong samar, pihaknya juga sudah menyarankan upaya niskala. Karena informasinya ditempat itu memang angker.

“Saya sudah sarankan ke orang pintar. Dan saya sudah sarankan kemana (orang pintar mana) ke keluarga. Dan saat ini kami terus menyisir di daratan,” bebernya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved