Piala Dunia U20 2023
Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali Batal, Pelaku Pariwisata Harap Bali Recovery
Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali pada 31 Maret 2023 resmi dibatalkan, pelaku pariwisata harap Bali segera recovery.
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Drawing Piala Dunia U-20-2023 yang rencananya akan digelar di Bali pada 31 Maret mendatang dibatalkan.
Dari sudut pariwisata, hal ini pasti sangat berpengaruh terhadap Bali.
Saat dikonfirmasi Tribun Bali pada Rabu 29 Maret 2023, Puspa negara selaku Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali (APPMB) mengatakan pelaku pariwisata sangat mengimpikan perhelatan FIFA world cup U20 ini menjadi momentum perkuatan dan kecepatan recovery kepariwisataan.
"Mengingat pariwisata kuta yg baru hanya tumbuh 36,5 persen dari kondisi normal, kita belum normal setengahnyapun belum, oleh karena itu kami tetap berharap ajang FIFA World Cup U20 tetap berjalan sesuai agenda FIFA, karena secara resmi belum ada statement dari FIFA atas pembatalan Drawing dan Pembatalan eventnya," ujar Puspa Negara.
Ia menambahkan kalaupun hanya Drawing dipindahkan tidak masalah, namun jika sampai perhelatan FIFA World Cup U20 dibatalkan dan dialihkan ke negara lain maka runtuhlah harapan pelaku pariwisata.
Saat ditanya bagaimana tanggapannya terkait penolakan tim Israel, Puspa mempertanyakan apakah tidak ada jaminan keamanan dari pemangku kepentingan di negeri ini.
Baca juga: BREAKING NEWS! Drawing Piala Dunia U-20 2023 di Bali Resmi Dibatalkan, PSSI Akan Lapor ke Jokowi
Atau Bali tidak mampu menjaga keamanan saat Drawing & event berlangsung.
"Buktinya G20 ada rusia dan ukraina malah berjalan sukses dan lancar, olahraga atau sepakbola adalah menjunjung sportivitas dan dalam sportivitas itu menepikan politik, intoleran dan Rasial, Bali terkenal sebagai pulau yg damai, indah, nyaman dan aman, kenapa harus terjadi penolakan ini? Saran kami agar Gubernur kembali melihat GOVERMENT GUARANTEE yang pernah disampaikan dan meraih kembali surat tersebut dengan segera dan berikan segera GOVERNMENT GUARANTEE pada FIFA," tutup Puspa.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.