Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Gianyar

BPOM Denpasar Cek Takjil di Gianyar, Tak Ditemukan Bahan Berbahaya

Dalam rangka melindungi umat Islam dari bahan berbahaya pada takjil, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar

Tayang:
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN BALI/ Wayan Eri Gunarta
BPOM Denpasar sidak takjil di Kabupaten Gianyar, Bali, Selasa 4 April 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Dalam rangka melindungi umat Islam dari bahan berbahaya pada takjil, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Denpasar menggelar sidak penjual takjil, di Kabupaten Gianyar, Selasa 4 April 2023 sore. 

Ada sebanyam 13 sampel diuji.

Beruntung, tidak ditemukan bahan-bahan berbahaya seperti, pewarna makanan, serta formalin dan borak yang biasanya digunakan pedagang nakal untuk pengawet dan pengenyal.

Kepala BPOM Denpasar,  I Made Bagus Gerametta mengatakan, pegiatan ini digelar setiap tahun bersama Dinas Kesehatan.

Selain melakukam sidak di Gianyar, pihaknya juga menyasar kabupaten/kota lainnya di Bali.

Untuk di Gianyar, pihaknya mengambil 13 sempel takjil. 

"Setiap tahun hari ramadan BPOM dan Dinkes melakukan pengawasan makanan takjil, 13 sampel di Gianyar. Hasilnya memenuhi syarat. Tidak ada yang mengandung bahan berbahaya," ujarnya.

Pihaknya pun mengajak penjual takjin dan makanan di Kabupaten Gianyar, agar selalu menyediakan makanan yang sehat.

Sebab, bahan-bahan yang mengandung zat berbahaya, dapat meracuni pengonsumsi. 

"Kalau mengandung bahan berbahaya, dan itu dikonsumsi, maka bisa menyebabkan keracunan, gangguan sistem pencernaan. Kami mengimbauan ke pedagang agar membuat produk pangan yang aman. Sementara untuk masyarakat,  jadilah konsumen cerdas agar terhindar dari bahaya yang mengganggu kesehatan," tandasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved