Berita Bangli

Tagihan Listrik Lampu PJU di Bangli Mencapai Rp 89 Juta per bulan

Tagihan listrik untuk lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bangli berkisar Rp 88 juta hingga Rp 89 juta per bulan.

Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Tagihan listrik untuk lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Bangli berkisar Rp 88 juta hingga Rp 89 juta per bulan.

Jumlah tagihan tersebut lebih hemat, pasca penggantian lampu Merkuri menjadi LED.

Hal tersebut diungkapkan Kabid Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Bangli, Anak Agung Gede Hartawan, Jumat (14/4/2023).

Kata dia, secara total anggaran yang disiapkan untuk tagihan PJU di Bangli tahun 2023 mencapai Rp 1,2 miliar.

"Sementara jumlah tagihan yang bulanan, rata-rata mencapai Rp 88 juta sampai Rp 89 juta per bulan. Itu untuk PJU yang ada di seluruh Bangli," sebutnya.

Pria yang akrab disapa Gung Awan ini mengatakan jumlah pengeluaran bulanan ini cenderung lebih hemat. Sebab jika dibandingkan dengan tagihan listrik sebelumnya, per bulan bisa mencapai Rp 125 juta. 

"Sebelum tahun 2021 kan menggunakan lampu merkuri, dan itu lebih boros. Sebab tagihan per tahun saat itu rata-rata mencapai Rp 1,4 miliar hingga Rp 1,5 miliar. Nah setelah penggunaan lampu LED ini di tahun 2021, ada penurunan tagihan listrik hingga 20 persen lebih. Total ada 157 titik lampu merkuri yang diganti ke LED," ungkapnya.

Bahkan penurunan tagihan listrik 20 persen ini, imbuhnya, termasuk dengan penambahan PJU baru di 15 titik pada tahun 2021 dan 2022.

Sedangkan disinggung penambahan PJU baru di tahun 2023, Gung Awan mengaku tidak ada rencana penambahan.

"Sementara di tahun 2023 belum ada rencana penambahan (PJU)," tandasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved