Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Denpasar

Peringati Hari Tari Sedunia, Denpasar Gelar Naluriku Menari Libatkan 2.145 Penari

Peringati Hari Tari Sedunia, Denpasar gelar Naluriku Menari dengan melibatkan 2.145 penari, ada dari Amerika, India hingga Ukraina.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Kartika Viktriani
Tribun Bali/Putu Supartika
Konferensi pers Naluriku Menari di Dharmanegara Alaya pada Rabu 26 April 2023. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Naluriku Menari atau Name kedua akan digelar kembali pada tahun 2023 ini untuk memperingati Hari Tani Sedunia.

Dimana pelaksanaannya akan digelar di kawasan Taman Kota Lumintang Denpasar pada 29 April 2023.

Pelaksanaan Naluriku Menari kedua ini akan melibatkan sebanyak 2.145 penari dari segala kalangan.

Jumlah ini lebih banyak ketimbang tahun 2022 lalu yang hanya melibatkan sebanyak 1.300 penari.

Pelaksanaan event ini dilakukan oleh Pemkot Denpasar bekerjsama dengan Naluri Manca.

Pendiri Naluri Manca, IB Eka Haristha mengatakan, pelaksanaannya akan melibatkan sebanyak 270 orang dari sanggar, 350 orang dari komunitas, dan 1000 peserta workshop tentang tari.

Selain itu, juga melibatkan sebanyak 25 orang peserta nasional dan internasional.

“25 orang dari nasional dan internasional ada dari Yogyakarta, Amerika, India, Ukraina dan Jepang,” kata Agus Eka dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Dharmanegara Alaya, Rabu 26 April 2023.

Saat pembukaan akan menampilkan tari sekar jempiring yang merupakan maskot dari Kota Denpasar dengan melibatkan 600 orang penari.

Dalam pelaksanaannya juga tak hanya melibatkan seniman tari, namun juga pencak silat, seni teater, drummer, hingga seniman lukis.

“Juga akan ada peluncuran buku tentang tari, dan peserta dari luar yang tidak bisa hadir akan menari secara virtual yang kami tayangkan di Amphiteater,” katanya.

Pihaknya juga akan menjadikan air mancur di Taman Kota Lumintang menjadi panggung utama.

Pelaksanaan tahun ini tema yang diambil adalah Menari Mengalir Seperti Air Cipta Akan Peradaban.

Kegiatan ini akan digelar dari pukul 16.00 hingga pukul 22.00 Wita.

Ada beberapa tujuan dari kegiatan ini yakni memberdayakan seniman tari muda untuk bisa berekspresi, membangkitkan ekosistem daerah, dan menciptakan ruang media publikasi dan kearifan lokal.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved