Berita Bangli
Kasus Penganiayaan di Bangli, Kepala Gede Dana Dipukul Botol Usai Minum
Kasus penganiayaan di Bangli, kepala Gede Dana dipukul botol usai minum.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Peristiwa penganiayaan terjadi di wilayah Kintamani, Bangli, Bali.
Seorang pria dipukul dengan botor beer, usai minum bersama.
Akibatnya pria bernama Ngakan Gede Dana itu mengalami luka robek di bagian dahi.
Informasi yang dihimpun, kasus tersebut berawal pada hari Rabu 26 April 2023.
Sekitar pukul 20.00 wita, Gede Dana mengunjungi kamar kos I Komang Jos. Di kamar tersebut ada I Wayan Suastika dan Jro Koming yang saat itu ketiganya sedang minum arak dan beer.
Gede Dana pun diajak gabung, dan selanjutnya minum bersama.
Selang beberapa saat setelah minum, Gede Dana sempat ngobrol dengan Jro Koming.
Namun secara tiba-tiba, Jro Koming memukul Gede Dana menggunakan botol beer.
Akibat kejadian itu, Gede Dana mengalami luka robek pada bagian dahi sebelah kanan.
Baca juga: Bangli Belum Ditemukan Kasus Suspek Meningitis
Selang sehari kemudian, pria 35 tahun itu mendatangi Polsek Kintamani untuk melapor dan mendapat penanganan lebih lanjut dari kepolisian.
Kapolsek Kintamani, Kompol Ruli Agus Susanto saat dikonfirmasi Jumat 28 April 2023, membenarkan adanya peristiwa penganiayaan itu.
Pihaknya telah meminta keterangan dari pelapor, dan diduga motif penganiayaan karena salah paham.
"Salah paham akibat pengaruh minuman keras," katanya.
Mengenai tindaklanjutnya, Kompol Ruli mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah berupaya melakukan mediasi antar kedua belah pihak.
"Kami masih berupaya mendamaikan keduanya. Mengingat empat orang yang minum bersama itu semuanya adalah teman," tandas dia. (mer)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.