Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Harga Daging Ayam dan Telur Ayam Ras di Badung Bali Naik, Ternyata Ini Penyebabnya

Harga telur ayam ras dan daging ayam di sejumlah pasar yang ada di Badung, terus mengalami kenaikan dari minggu kemarin, ternyata ini penyebabnya.

Tayang:
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Kartika Viktriani
Ist
Dinas Koperasi UMK dan Perdagangan Badung saat melakukan peninjauan harga ke sejumlah pasar di Badung pada Selasa 23 Mei 2023 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Harga telur ayam ras dan daging ayam di sejumlah pasar yang ada di Badung, Bali terus mengalami kenaikan dari minggu kemarin.

Menyikapi hal itu Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan  (DiskopUMK) Kabupaten Badung pun langsung melakukan pemantauan harga terkait meningkatnya sejumlah harga kebutuhan pokok tersebut.

Bahkan dari hasil pemantauan pada Selasa 23 Mei 2023 kemarin, sejumlah harga kebutuhan pokok di Badung memang mengalami peningkatan.

Kenaikan harga terjadi karena banyaknya permintaan.

Apalagi kini di Bali hari raya suci silih berganti.

Kepala DiskopUMK Badung I Made Widiana yang dikonfirmasi Rabu 24 Mei 2024 tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku harga kebutuhan pokok naik karena menjelang Hari Raya Pagerwesi.

“Iya ada sejumlah kebutuhan harga yang naik dari hasil pemantauan kita,” ujar Widiana.

Baca juga: Telur Tembus Rp 51 Ribu per Tray, Peternak di Tabanan Bali Girang

Pihaknya mengakui saat ini harga yang dominan naik memang telur ayam dan daging ayam.

Hal itu dikarenakan selain banyaknya permintaan juga karena harga pakan ternak yang mulai meningkat.

“Jadi setelah kita telusuri dan meminta informasi terkait naiknya harga telur ayam dan daging ayam, ternyata karena harga pakan yang meningkat,” jelasnya.

Kenaikan harga telur tidak hanya terjadi di Badung, namun juga terjadi di seluruh Bali dan luar daerah.

Kendati demikian saat ini pasokan telur masih dibilang masih stabil mengingat peternak ayam petelur banyak ada di Bali khususnya Bangli dan Karangasem.

“Kita berharap harganya nanti stabil setelah hari raya ini selesai,” ucapnya.

Diakui kenaikan harga tidak hanya terjadi pada dua komoditas saja, namun beberapa komoditas yang lain juga mengalami kenaikan.

Seperti halnya harga cabai besar dan cabai merah keriting juga mengalami kenaikan.

Bahkan dari data yang diperoleh di Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan  (DiskopUMK) Kabupaten Badung harga kebutuhan pokok yang meningkat seperti telur ayam ras yang sebelumnya Rp 28.450/kg, namun kini harganya meningkat menjadi rata-rata Rp 29.550 /kg.

Selain harga telur, harga daging ayam juga mengalami peningkatan.

Dari harga sebelumnya Rp 38.600 /kg kini meningkat menjadi  Rp 40.300 /kg.

“Jadi harga kebutuhan pokok seperti telur ayam dan daging ayam ini berbeda-beda di setiap pasar. Seperti pasar Mengwi dan Dalung harganya Rp 32.000 /kg. Di pasar Jimbaran Rp 29.300 dan di Blahkiuh Rp 26.300,” kata salah satu staf di DiskopUMK sebelumnya

Pihaknya mengaku selain itu harga telur dan ayam pedaging naik harga cabai juga mengalami kenaikan.

Diakui harga cabai sebelumnya mencapai Rp 29.200 /kg namun kini mencapai  Rp 36.950 / kg .

“Saat pemantauan yang kita lakukan kemarin, harga cabai merah keriting kembali meningkat dari sebelumnya Rp 35 ribu/ kg sampai Rp 36.950/kg kini sudah mencapai Rp 38.500 /kg,” imbuh Widana.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved