SEA Games 2023
Komang Teguh Sebut Kartu Merah di SEA Games 2023 Jadi Pertama dalam Karier, Siap Dipanggil Timnas
Komang Teguh tentang Kisah di SEA Games 2023 (2-habis) Kartu Merah Pertama Sepanjang Karier
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: I Putu Juniadhy Eka Putra
Untuk ayah Komang (Nyoman Merta Jiwa), apa pesan untuk Komang dalam perjalanan kariernya sekarang?
Nyoman Merta Jiwa: Kalau saya melihatnya harapan saya Komang supaya bisa lebih lagi kedepannya. Meningkatkan apa yang dia punya sekarang, supaya dia bisa lebih. Jangan berpuas diri dulu perjalanan masih panjang.
Saat melihat Komang baku pukul dengan pemain Thailand, apa yang bapak rasakan saat itu?
"Saya merasa sedikit khawatir, emosional sebagai seorang bapak. Saya tahu dia melihat situasi di lapangan dan membela bangsa negara. Saya sebagai orangtua bangga juga saya pikir itu hanya berkelahi di lapangan, bahkan pahlawan kita nyawanya dikorbankan untuk negara ini. Saya salut Komang membela negara. Sitausi saya yakin dia tidak bereaksi kalau tidak dipancing".
Biasanya ada "penyakit" (star syndrome) pemain muda yang kariernya menanjak kalau tidak berhati-hati?
"Pesan saya supaya dia lebih hati-hati dalam pergaulan apalagi media sosial. Harapan saya komang mengontrol dan membawa diri untuk itu".
Baca juga: Timnas Indonesia U22 Raih Emas SEA Games 2023, Komang Teguh Sebut karena Mental & Keyakinan
Selama karier Komang dari Junior ke Senior, apa kendala yang dihadapi?
"Waktu dia mulai di Borneo FC di Liga 1, kita senang sekali di Liga 1, tapi selama satu tahun dia belum dapat jam terbang, kami sebagai orangtua khawatir. Tapi dia membuktikan meski jarang bermain di Liga 1, dia mampu tampil bagus di Timnas. Bahkan saya sempat usul supaya dipinjamkan ke klub lain untuk dapat menit bermain. Apalagi saat dia mencetak gol, kami bangga sekali senang sekali".
Apa harapan bapak dengan status Komang sebagai pemain yang sukses meraih emas untuk Indonesia?
"Harapan saya mudah-mudahan Komang bisa dikasih kesempatan sama pelatihnya di Borneo".
Menurut Ibu Komang (Kadek Aristawati), apakah berbeda karakter Komang di rumah dan saat di lapangan?
Kadek Aristawati: Ada bedanya. Di lapangan lebih sangar. Dia kalau di rumah pendiam kalem.
Bagaimana ibu melihat laga final dan perjalanan Komang di SEA Games?
"Saya mondar-mandir tegang sekali, gelisah, khawatir, setiap pertandingan Komang. Saya sangat senang ketika Komang cetak gol, bersyukur. Lalu waktu final deg-degan sekali jantung mau copot. Sudah selebrasi, menangis, ternyata pertandingan dilanjutkan dan terjadi gol. Tapi akhirnya benar-benar juara dan Komang meraih emas".
Dari sang kakak (Kadek Haarlem, eks Bali United) apa harapan untuk adik?
Kadek Haarlem: Semoga kedepanya Komang bisa bawa Timnas Indonesia lebih tinggi, sehat dan selalu sukses terus jaga emosi. Tapi yang kejadian kemarin, saya bilang tidak apa-apa, kondisinya seperti itu, demi membela bangsa dan negara.
(*)
Komang Teguh Buka Suara Soal Adu Pukul Dengan Kiper Thailand Soponwit Rakyart & Ungkap Drama Lainnya |
![]() |
---|
Komang Teguh Yakinkan Diri Raih Emas, Sebut Laga Terberat SEA Games 2023 saat Timnas U22 vs Vietnam |
![]() |
---|
Komang Teguh Ungkap Rahasia Golnya Lawan Vietnam, Sebut Vietnam Musuh Terberat Bukan Thailand |
![]() |
---|
Timnas Indonesia U22 Raih Emas SEA Games 2023, Komang Teguh Sebut karena Mental & Keyakinan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.