Berita Badung
Harga Bunga Pacar Terus Tinggi, Petani di Desa Sibang Gede Badung Tersenyum Lebar
Harga Bunga Pacar Terus Tinggi, Petani di Desa Sibang Gede Badung Tersenyum Lebar
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Petani bunga pacar di Desa Sibang, Kecamatan Abiansemal Badung saat ini bisa tersenyum lebar. Bagaimana tidak pada bulan Mei ini harga bungan pacar terus meningkat.
Bahkan sebelumnya, paling mahal harga bunga pacar sampai tembus Rp 40 ribu/kg. Kenaikan harga bunga yang signifikan itu pun terjadi jelang hari raya atau hari suci yang ada di Bali.
Salah satu petani bungan Pacar asal Desa Sibang Gede, Made Adnyana mengakui harga bunga kini masih stabil. Hal itu pun katanya membuat para petani bisa sedikit tersenyum
"Kalau berbicara masalah harga saat ini masih stabil," katanya Selasa 23 Mei 2023.
Menurutnya, kenaikan harga bunga pacar ini erat kaitannya dengan adanya hari raya umat Hindu. Terlebih di Bulan Mei ini sangat banyak hari raya, seperti Purnama, tilem, Saraswati, Banyu Pinaruh, Soma Ribek, Sabuh Mas, Pagerwesi, dan sebagainya.
"Kalau hari raya harganya naik. Bahkan dua minggu yang lalu sebelum purnama, harga bunga satu kilogram mencapai Rp 40 ribu," ujar Adnyana
Peningkatan harga bunga ini diakuinya cukup tinggi, sebab dalam kondisi normal hanya Rp 5-7 ribu/kg. Meski demikian harga bunga pacar berangsur menurun setelah perayaan purnama.
"Saat ini per kilogram berkisar pada Rp 18-21 ribu/kg. Ini harga bunga yang ada di petani, untuk di pengecer berbeda lagi," ungkapnya.
Melihat skema harga tersebut, Adnyana menerangkan telah menyiasati penenaman bibit. Bahkan dari lahan sekitar 20 are yang dirinya kelola dibagi menjadi tiga segmen. Pertama, khusus tanaman bunga yang siap panen, kedua, untuk yang baru tumbuh, dan lahan kososng yang siap ditanami bibit baru.
"Yang akan ditanam saat ini disiapkan untuk menyambut Hari Raya Galungan. Karena saat itu juga keperluan bunga untuk upacara biasanya meningkat," ungkapnya
Lebih lanjut Adnyana menjelaskan, harga bunga pacar tentunya sesuai dengan prinsip ekonomi. Hanya saja saat pelaksanaan hari raya bunga yang mekar cenderung sedikit. Kendati demikan ia mengaku sangat bersyukur dapat menikmati adanya kenaikan harga bunga.
"Sebagai petani tentunya saya sangat bersyukur. Saya juga tetap berharap harga bunga tidak jatuh. Karena sempat harga bunga Rp 1.000 - Rp 2.000/ kg," imbuhnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Made-Adnyana-Petani-bungan-Pacar-asal-Desa-Sibang-Gede.jpg)