Timnas Indonesia
Jelang Hadapi Argentina, Pelatih Persebaya Minta Timnas Indonesia Bisa Beri Perlawanan
Menjelang hadapi sang juara Piala Dunia 2022 Qatar, Argentina, pelatih Persebaya, Aji Santoso berharap Timnas Indonesia mampu beri perlawanan.
TRIBUN-BALI.COM – Menjelang hadapi sang juara Piala Dunia 2022 Qatar, Argentina, pelatih Persebaya, Aji Santoso berharap Timnas Indonesia mampu beri perlawanan.
Seperti yang diketahui, pada agenda FIFA Matchday periode Juni, Timnas Indonesia bakal hadapi lawan super kuat yakni Argentina.
Laga Timnas Indonesia hadapi Argentina sendiri baru akan bergulir pada, 19 Juni 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Sebelum menghadapi Argentina, Timnas Indonesia lebih dulu akan menjamu Palestina di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 14 Juni 2023.
Melawan Argentina, Aji Santoso memberikan penilaian khusus.
Baca juga: Timnas Indonesia Gugur Secara Tragis! Jepang Juga Menangis, Ini Hasil Piala Dunia U20 Tahun 2023
Baca juga: Dipastikan Terjangkau, PSSI Tetapkan Harga Tiket FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Argentina
Menurutnya, ini adalah kesempatan bagi skuad Garuda untuk mengambil banyak pelajaran dari Lionel Messi dkk.
Pasalnya, Lionel Scaloni membawa skuad terbaiknya dalam rangkaian tur Asia mereka.
"Melawan tim yang levelnya jauh mungkin sampai tiga level di atas timnas indonesia."
"Tapi yang terpenting adalah pemain-pemain kita bisa mengambil pelajaran dari pertandingan kelas dunia," kata Aji Santoso pada sesi jumpa pers seusai laga uji coba melawan Bali United, Minggu, 28 Mei 2023.
Mantan pelatih timnas Indonesia ini menilai bahwa skuad Garuda harus memiliki mental bertarung yang matang.
Salah satunya adalah dengan tetap menunjukkan ciri khas permainan yang sudah terus ditempa selama ini.
Bola-bola pendek andalan Shin Tae-yong harus bisa tersaji melawan yang lebih kuat sekalipun.
Baca juga: Inilah Daftar 3 Pemain Berlabel Timnas Indonesia yang Gagal Didatangkan Luis Milla ke Persib
"Sekarang permasalahannya bagaimana mengambil pelajaran dari tim kelas dunia itu."
"Artinya pemainnya dan kualitasnya berbeda tapi timnas sendiri tidak boleh merubah cara main seperti yang ditekankan oleh pelatih."
"Jangan nanti di press nanti tidak keluar dan tidak berani main seperti yang sekarang ini."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/15Aji-Santoso-memimpin.jpg)