Bali United

Teco Akui Pertahanan Bali United Musim Lalu Lebih Rapuh Dibandingkan 2 Musim Saat Juara Beruntun

Teco akui pertahanan Bali United musim lalu lebih rapuh dibandingkan 2 musim saat juara beruntun.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
dok Bali United
Para pemain Bali United saat menghadapi Madura United - Teco akui pertahanan Bali United musim lalu lebih rapuh dibandingkan 2 musim saat juara beruntun. 

TRIBUN-BALI.COM, BALI - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra tak menampik kekokohan benteng pertahanan skuat asuhannya menurun ketimbang dua musim sebelumnya saat meraih trofi juara Liga 1.

Liga 1 musim 2022/2023 Bali United kebobolan 53 gol sepanjang musim.

Jumlah gol kemasukan Bali United Liga 1 musim 2021/2022 jauh lebih baik dengan kemasukan hanya 26 gol. 

Kemudian di Liga 1 musim 2019, Bali United hanya kemasukan 35 gol.

Melihat data tersebut tak bisa dibantah kerapuhan lini belakang Bali United perlu ditambal. 

"Dari 2 musim kami kebobolan sedikit dan bisa juara 2 kali. Liga musim terakhir tim ini kebobolan lebih banyak," kata Teco kepada Tribun Bali, pada Jumat 2 Juni 2023. 

"Pasti kami harus lebih bagus untuk liga musim baru ini," sambungnya. 

 

Sebelumnya diberitakan Tribun Bali, rupanya lini belakang Bali United menjadi sektor yang paling menjadi atensi khusus manajemen dan staf kepelatihan sehingga perlu dilakukan penguatan di musim yang baru. 

Bukan tanpa sebab, sepanjang kompetisi musim lalu tergolong banyak menelan kebobolan dibandingkan klub-klub papan atas lainnya.

Baca juga: Bali United Perpanjang Kontrak 8 Serdadu, Ada Nama Brwa Nouri, Fadil Sausu dan Ramdani Lestaluhu

Jumlah gol yang masuk ke dalam gawang Bali United di kompetisi Liga 1 2022/2023 tercatat sebanyak 53 gol yang bersarang.

Bahkan angka tersebut terpaut jauh jika dibandingkan dengan sang juara PSM Makassar yang hanya kebobolan 28 gol dan runner up Persija Jakarta 27 gol.

Untuk itu, bukan tidak mungkin di musim yang baru ini, Bali United bakal memperkuat sektor belakang yang desas-desusnya sudah membidik bek asing asal Thailand dan Belanda setelah melepas Wellington Carvalho yang sejatinya datang menggantikan bek tangguh Willian Pacheco.

Saat ini sektor bek tengah Bali United dihuni oleh bek-bek lokal seperti Haudi Abdillah, Ryuji Utomo, Jajang Mulyana, Kadek Arel Priyatna, Komang Tri Arta setelah Gunawan Dwi Cahyo dan Leonard Tupamahu serta Wellington dilepas.

Namun begitu, Bali United tampil menjadi tim paling produktif di Liga 1 dengan memasukkan 67 gol ke gawang lawan melalui kombinasi Eber Bessa, Privat Mbarga, Ilija Spasojevic, Irfan Jaya, Muhammad Rahmat hingga Yabes Roni. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved