Berita Bali

Libur Hari Raya Waisak, Okupansi Hotel Jaringan HIG di Bali Meningkat 94 Persen

Libur Hari Raya Waisak, okupansi hotel jaringan HIG di Bali meningkat 94 persen.

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Kartika Viktriani
Ist
Ilustrasi - Libur Waisak, terjadi peningkatan okupansi di hotel jaringan HIG. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR –  Ribuan umat maupun wisatawan lokal dan asing turut hadir mengikuti prosesi sakral Perayaan Tri Suci Waisak 2567 Buddhist Era (BE) yang dipusatkan di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah pada, 4 Juni 2023 lalu.

Tentunya hal tersebut berdampak langsung pada permintaan akomodasi dan mendorong lonjakan okupansi hotel yang signifikan. 

Tingkat hunian yang meningkat di hotel-hotel Yogyakarta menjadi bukti bahwa perayaan Hari Raya Waisak di Borobudur sangat penting bagi sektor pariwisata di sekitarnya.

Beberapa hotel BUMN yang dioperasikan oleh PT Hotel Indonesia Group (HIG), anak perusahaan PT Hotel Indonesia Natour (HIN) di wilayah Yogyakarta meliputi The Manohara Yogyakarta Hotel, Khas Tugu Hotel, Khas Malioboro Hotel dan Lafayette Butik Hotel mengalami lonjakan okupansi yang signifikan pada periode 1-4 Juni 2023, dan peningkatan okupansi ini juga dirasakan hotel jaringan HIG lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Doddy Akhmadsyah Matondang, selaku plt. VP Corporate Secretary HIN mengatakan momen Perayaan Hari Raya Waisak tahun ini membuktikan bahwa masa recovery pasca pandemi sudah hampir selesai. 

“Ini terlihat dari jumlah pengunjung yang datang ke sekitar Borobudur serta peningkatan okupansi di hotel jaringan HIG. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ini juga tidak lepas dari beragam promo menarik yang ditawarkan, pelayanan yang baik serta fasilitas yang tersedia di masing-masing unit hotel sehingga mampu menarik wisatawan untuk menikmati momen libur Hari Raya Waisak di hotel jaringan HIG,” jelas, Doddy pada, Rabu 7 Juni 2023. 

Baca juga: Selama Libur Lebaran 2023, Okupansi Hotel di Denpasar Capai 90 Persen

Doddy juga menambahkan, pada momen libur Hari Raya Waisak tahun ini, hotel-hotel di wilayah Jawa mencapai Performa tertinggi jika dibandingkan hotel jaringan HIG di wilayah lain.

Salah satu hotel yang berkontribusi pada pencapaian tersebut adalah Hotel Khas Tugu dengan tingkat okupansi mencapai 100 persen. 

“Posisi tertinggi kedua pada region Bali dengan okupansi tertinggi yaitu Grand Inna Kuta sebesar 94 persen. Region Sumatera juga mengalami peningkatan okupansi, dengan tingkat hunian tertinggi yaitu Hotel Khas Ombilin sebesar 85 persen, Hal serupa juga terjadi di Hotel region Nusa Tenggara, Kalimantan dan region Sulawesi dimana terjadi peningkatan tingkat hunian yang signifikan,” imbuhnya. 

Peningkatan okupansi Hotel ini memberikan multiplier effect bagi pelaku usaha sekitar, lonjakan jumlah wisastawan membuka peluang bagi pelaku usaha lokal, seperti kuliner, toko suvenir, layanan transportasi, dan lainnya.

"Kami sebagai bagian dari Injourney menyadari pentingnya Perayaan Hari Raya Waisak dan sangat bangga dapat berperan dalam mendukung pelestarian budaya pariwisata spiritual #WaisakDiBorobudur. Momentum ini tentunya kami manfaatkan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan dengan mengangkat keunikan dan kearifan lokal,” tutupnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved