Berita Bangli
BPBD Bangli Antisipasi Kebakaran Hutan Saat Musim Kemarau
BPBD Bangli antisipasi kebakaran hutan saat musim kemarau, lakukan sosialiasi kepada masyarakat.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangli mengatakan, potensi bencana yang terjadi di Bangli, Bali, saat musim kemarau adalah kebakaran hutan.
Karenanya pihak BPBD kini terus berupaya melakukan sosialisasi pada masyarakat, khususnya yang bermukim di dekat wilayah hutan.
Hal tersebut diungkapkan Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Wayan Wardana pada Rabu 14 Juni 2023.
Kata dia musim kemarau diprediksi terjadi pada bulan Juni.
Ia juga mengungkapkan khususnya di wilayah Bangli, potensi bencana yang terjadi pada musim kemarau adalah kebakaran hutan.
"Seperti beberapa tahun sebelumnya, saat musim kemarau kerap terjadi kebakaran hutan di wilayah Kintamani," ucapnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melakukan upaya sosialisasi pada masyarakat yang tinggal dekat kawasan hutan.
Baca juga: Warga Desa Seraya Timur Masih Andalkan Stok Air Hujan, BPBD Siap Penuhi Kebutuhan Air Bersih
Salah satunya tidak membuang puntung rokok sembarangan.
"Kami juga melakukan pelatihan penangan bencana pada masyarakat," imbuhnya.
Selain itu, untuk mengantisipasi kebakaran pihaknya tahun ini juga melakukan pengadaan satu unit hidran.
Lokasinya akan dipasang di Lingkungan Perkantoran Kelurahan Kubu, dengan anggaran Rp 20 jutaan.
"Sementara di anggaran induk baru satu hidran. Kami akan usulkan penambahan satu unit lagi pada APBD Perubahan. Untuk penambahan ini rencananya dipasang di Alun-alun Bangli, mengingat lokasinya berada di pusat kota dan cukup vital," jelasnya.
Mengenai dampak kekeringan saat musim kemarau, Wardana menilai untuk wilayah Bangli secara umum tidak terlalu terimbas.
Ini mengingat Bangli merupakan wilayah yang memiliki sumber air cukup banyak.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau pada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan air.
"Walaupun kita daerah yang punya sumber air cukup banyak, tetap gunakan air secukupnya, sesuai dengan kebutuhan," tandas mantan Camat Bangli ini.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kalak-BPBD-Bangli-I-Wayan-Wardana-14.jpg)