Berita Denpasar
Jadwal Vaksinasi Rabies dari Dusun ke Dusun di Denpasar Seminggu ke Depan
Jadwal Vaksinasi Rabies dari Dusun ke Dusun di Denpasar Seminggu ke Depan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Dinas Pertanian Kota Denpasar terus menggencarkan vaksinasi rabies.
Untuk memudahkan pelaksanaan vaksinasi tersebut, dilakukan dengan jemput bola ke dusun/banjar.
Selama seminggu ke depan sampai Jumat, 7 Juli 2023, Dinas Pertanian menyasar dua desa yakni Peguyangan Kaja dan Pemecutan Kaja.
Adapun jadwal vaksinasi rabies ini untuk masing-masing dusun di dua desa tersebut yakni sebagai berikut.
1. Rabu, 5 Juli 2023 menyasar Desa Peguyangan Kaja dengan menyasar Dusun Dualang, Dusun Gunung, Paang Tebel, Pondok, Punduh Kulit, dan Saih.
2. Kamis, 6 Juli 2023 menyasar Desa Peguyangan Kaja di Dusun Umadesa, dan Pemecutan Kaja meliputi Dusun Balun, Belong Gede, Belong Menak, dan Gerenceng.
3. Jumat, 7 Juli 2023, menyasar Desa Pemecutan Kaja meliputi Dusun Kertha Jati, Margajati, dan Mekar Manis.
Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ketut Ayu Meidiyanti mengatakan, dalam vaksin rabies ini diterjunkan sebanyak 15 team.
“Dimana untuk satu team ini terdiri atas 2 orang dan bergilir,” katanya.
Pihaknya menambahkan, untuk populasi anjing di Denpasar saat ini sebanyak 82.195 ekor.
Adapun jumlah populasi anjing tersebut meliputi Denpasar Barat 17.334 ekor, Denpasar Selatan sebanyak 24.631 ekor, Denpasar Timur sebanyak 17.082 ekor, dan Denpasar Utara sebanyak 23.148 ekor.
Baca juga: Lomba Ekstrim Longboard Race Digelar di Pantai Tanah Barak Bali, Hujan Tak Halangi Semangat Rider
"Kami minta kepada masyarakat agar tidak mengantar daerahkan anjing. Sebab, jika itu terjadi kemungkinan anjing yang dibawa dari daerah lain itu bisa saja menjadi penyebar rabies," katanya.
Jika ingin membawa anjing ke Denpasar wajib melewati proses isolasi.
Setelah itu dilakukan vaksinasi agar tidak membahayakan.
Juga diminta agar tidak mengeluarkan anjingnya, dan tidak melepas liarkan anjing agar tidak terkena virus dari anjing lainnya.
"Kami juga minta masyarakat tidak memprovokasi anjing. Biasanya kan kalau anjingnya diprovokasi itu galak," imbuhnya.
Untuk antisipasi, pihaknya juga menggencarkan vaksinasi kepada anjing yang ada di Kota Denpasar. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.