Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Lebih Baik Nabung Emas atau Beli Emas Fisik?

Manager Galeri 24 Denpasar mengatakan masyarakat harus mempersiapkan diri dengan menabung atau investasi emas

Tayang:
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Fenty Lilian Ariani
Arini Valentya
Festival Emas Galeri 24, Masyarakat dihimbau memiliki tabungan emas untuk investasi 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pandemi covid 19 meninggalkan pelajaran. Dimana kita juga harus mempersiapkan tabungan untuk kejadian tak terduga seperti pandemi. 

Salah satu bentuk tabungan kini tak hanya berbentuk uang, deposito, reksadana atau sebagainya.

Melainkan emas juga bisa dijadikan tabungan. 

Menanggapi fenomena tersebut, Junaidi Hasan Abdillah selaku Asisten Regional Manager Galeri 24 Denpasar mengatakan masyarakat harus mempersiapkan diri dengan menabung atau investasi emas sebagai bantalan menghadapi goncangan krisis.

Menurutnya, investasi emas masih sangat menjajikan dan diburu masyarakat karena terjamin aman sebagai alat lindung nilai (hedging).

"Saat ini tren penjualan emas di Galeri 24 memang dalam bentuk emas secara fisik baik emas perhiasan ataupun logam mulia,"  ujar Adi saat dihubungi Tribun Bali pada Selasa (18/7).

Adi menambahkan baik menabung emas ataupun membeli emas secara fisik untuk dijadikan tabungan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

"Kalau tabungan emas, masyarakat bisa top up layaknya nabung di bank, yg langsung di konversikan ke gramasi emas. Kekurangannya, masyarakat tidak bisa melihat fisik emasnya dan kalo mau di fisikkan, atau diambil emasnya harus di cetak dulu, dan ada biaya cetak emasnya," tambahnya.

"Yang masih tradisional dan yg masih menjadi primadona beli emas langsung fisik. Jadi emas nya bisa di miliki langsung. Biasanya orang akan merasa lebih nyaman dan aman pegang emas fisik langsung," ujar Adi.

Baca juga: Masa Kampanye Usai, DPMD Pastikan Pilkel 14 Desa Aman 23 Juli Mendatang


Kelemahan membeli emas secara fisik pada saat menjualnya. Masyarakat bisa dikenakan harga pasar atau by bag saat emas itu dijual, dan berbeda antara harga jual di Galeri 24 dengan toko emas lainnya.

Nasabah atau kustomer Galeri 24 sudah memiliki pasar sendiri. Artinya nasabah sudah memiliki kecintaanya sendiri untuk membeli emas apa yang di investasikan.

Misalnya, nasabah A memang sudah menyukai emas batangan, berbeda lagi dengan nasabah B yang lebih suka membeli emas perhiasaan untuk investasi

"Kalo sekarang di Galeri 24 ada promo setiap pembelian produk di galeri 24 dapat gimmick parfum, biasanya juga di akhir bulan ada promo gajian, dan Untuk bulan Agustus, banyak sekali promo dan hadiah menarik, karena Bulan Agustus Galeri24 berulang tahun," tutup Adi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved