Arti Mimpi
KABAR BAIK! 10 Arti Mimpi Tanah Longsor, Pertanda Usaha Anda Selama Ini Akan Memberikan Hasil
Pernahkah anda mengalami mimpi seputar tanah longsor? Jika pernah, simak berikut ini penjelasan 10 arti mimpi tanah longsor menurut Primbon Jawa.
Penulis: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman | Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
4. Mimpi melihat tanah longsor di gunung
Apa arti mimpi melihat tanah longsor di gunung? Mimpi ini mengandung peringatan agar Anda berhati-hati ketika mendapatkan suatu keberhasilan.
5. Mimpi melihat tanah longsor dan banjir
Pernahkah Anda bermimpi melihat tanah longsor dan banjir? Mimpi ini miliki pertanda buruk, Anda akan mengalami kesialan dalam hidup.
6. Mimpi terkena tanah longsor namun selamat
Mengalami mimpi terkena tanah longsor namun selamat, ini dapat ditafsirkan Anda mampu menyelesaikan semua permasalahan hidup.
Baca juga: BURUK! 8 Arti Mimpi Gempa, Ada Masalah di Keluarga, Pasangan hingga Keuangan, Seriuslah!
7. Mimpi ditolong orang saat tertimbun tanah longsor
Bermimpi tentang ditolong orang saat tertimbun tanah longsor, akan selalu ada yang membantu si pemimpi ketika sedang kesusahan.
8. Mimpi rumah terkena tanah longsor
Bagi Anda yang pernah mengalami mimpi rumah terkena tanah longsor, tetapi selamat, Anda mampu mengatasi berbagai situasi sulit dalam hidup.
9. Mimpi tertimbun tanah longsor
Apabila Anda mendapati mimpi tertimbun tanah longsor, ini memiliki tafsiran akan ada suatu masalah besar yang sukar dicari solusinya.
10. Mimpi tanah longsor dan tsunami
Saat Anda bermimpi tanah longsor dan tsunami, ini artinya akan ada urusan besar yang mengakibatkan kekacauan dan kesulitan dalam hidup Anda.
Itulah penjelasan 10 arti mimpi yang berkaitan dengan bencana tanah longsor. Jika anda pernah mengalami salah satu mimpi diatas dan terjadi, maka itu hanyalah sebuah kebetulan.
Baca juga: 10 Arti Mimpi Pacaran, Sebuah Peringatan Untuk Lebih Hati-Hati Dalam Mengambil Keputusan
Disclaimer: arti mimpi bersifat ganda dan tidak pasti. Jadi sikapi arti mimpi yang anda alami dengan bijak. Percaya atau tidak, dikembalikan kepada diri masing-masing. (*)