Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Ekonomi

Tingkatkan Laba hingga 23,75 Persen, Bank BPD Bali Terus Gencarkan Transaksi Digital

Bank BPD Bali telah mengembangkan beberapa produk serta aktivitas terbaru, seperti Uang Elektronik

Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Arini Valentya Chusni
Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M,H dalam sambutannya pada acara Gathering Wartawan dan FGD 2023 mengatakan strategi bisnis Bank BPD Bali dalam meningkatkan daya saing berupa inovasi produk dan layanan dengan memperluas jangkauan layanan berbasis digitalisasi. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bank BPD Bali telah mengembangkan beberapa produk serta aktivitas terbaru, seperti Uang Elektronik server based Balipay, Layanan Transaksi Cardless, QRIS Cross Border, Kerja Sama Layanan Payment Gateway, BI - Fast, Online On Boarding, Kerja Sama Merchant Aggregator, Transaksi FX Spot, FX Swap dan FX Forward, Transaksi DNDF, Co-branding Jakcard, Penerapan SNAP dan KKI Bank BPD Bali.


Saat ditemui Tribun Bali pada Senin (31/7/2023), oleh Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, S.H., M,H dalam sambutannya pada acara Gathering Wartawan dan FGD 2023 mengatakan strategi bisnis Bank BPD Bali dalam meningkatkan daya saing berupa inovasi produk dan layanan dengan memperluas jangkauan layanan berbasis digitalisasi dan aliansi strategis serta pemanfaatan digitalisasi sebagai backbone pelayanan kepada nasabah. 

Baca juga: KUR BPD Bali 2023: Tabel Angsuran 31 Juli 2023, Pinjam Rp25 Juta Cicilan per Bulan Rp500 Ribuan Aja


"Dalam upaya meningkatkan ketahanan kelembagaan dilakukan langkah berupa penguatan permodalan dan penguatan GRC & GCG yang diimbangi dengan increasement kemampuan sebagai Agent of Regional Development berupa peningkatan pertumbuhan DPK dan Kredit, juga mendorong UMKM sebagai motor penggerak perekonomian dan pembangunan daerah," ujar Sudharma.

Dalam perjalanannya, KKI Bank BPD Bali dapat dijadikan sebagai solusi transaksi pemerintah daerah Bali yang dapat digunakan di seluruh Indonesia.

Fasilitas KKI juga mendukung program percepatan dan perluasan daerah yang bebas biaya serta mampu mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan kontrol keuangan Pemerintah daerah yang lebih baik. 

Baca juga: Fraksi Badung Gede Minta Pemkab Lanjutkan Jalan Lingkar dan Lakukan Penanaman Modal di Bank BPD


Selain itu, KKI Bank BPD Bali mendukung penguatan modal bagi UMKM lokal yang menjadi merchant Pemerintah Daerah dengan mendapatkan pembayaran atas pembelian barang dan jasa tanpa penggunaan pembayaran dan dapat dijadikan salah satu trigger pemanfaatan teknologi digital untuk transaksi pada jajaran pemerintah daerah yang mengacu pada bisnis proses eksisting Pemda.

Sudharma menambahkan Bank BPD Bali tetap berinovasi dalam mencetak kinerja positif sampai dengan bulan Juni tahun 2023.

Total aset Bank BPD Bali meningkat sebesar 8,35 persen (y-o-y) dibandingkan pada bulan Juni 2022 sebesar Rp29.988.009.673.622 menjadi Rp32.491.306.638.035. Laba Bank BPD Bali menunjukkan peningkatan sebesar 23,75%, dibandingkan pada bulan Juni 2022 sebesar Rp357.471.838.583 menjadi Rp442.368.055.703. 

Baca juga: Bank BPD Bali dan Pemerintah Provinsi Bali Luncurkan KKI, Wujud Implementasi Bali Smart Island

Pertumbuhan aset yang cukup signifikan didorong oleh penyaluran kredit yang direalisasikan meningkat sebesar 2,64% (y-o-y) dengan jumlah Rp 20.511.872.035.954 dibandingkan pada bulan Juni 2022 sebesar Rp19.983.885.964.930. 


Bank BPD Bali berupaya meningkatkan pembentukan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) secara y-o-y sebesar 17,53

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved