Timnas Indoensia

Shin Tae-yong Pindah Haluan Dukung Liga 1 Indonesia Ketimbang Piala AFF 2023, STY:  Merugikan Liga

Pelatih timnas Indonesia U23, Shin Tae-yong berpindah haluan dengan mendukung Liga 1 Indonesia ketimbang Piala AFF 2023

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (18/6/2023). Shin Tae-yong Pindah Haluan Dukung Liga 1 Indonesia Ketimbang Piala AFF 2023, STY:  Merugikan Liga 

"Harus bisa membentuk yang baik dan organisasi baik," kata mantan pelatih timnas Korea Selatan itu.

Dia menambahkan, untuk latihan kali ini tidak langsung dengan intensitas tinggi.

"Latihan hari ini fokus latihan pemulihan dengan ringan saja," ucapnya.

Di sisi lain, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengaku sangat kesal dengan ulah para pemain asing yang membuat polemik pemanggilan pemain terjadi lagi pada tahun ini.

Dengan tegas, Sumardji mengungkapkan kekecewaannya kepada Persija dan PSM Makassar yang enggan melepas pemain ke timnas U-23 Indonesia.

Kombes berusia 51 tahun itu mengatakan pemanggilan Rizky Ridho dan Dzaky Asraf itu demi kepentingan negara.

Sehingga ia pun menyemprot kedua pelatih asing Persija Thomas Doll dan juru taktik PSM Bernardo Tavares.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Kombes Pol Sumardji
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Kombes Pol Sumardji (Istimewa)

Menurutnya kedua pelatih asing ini mencari makan di Indonesia, tetapi mereka tak mengindahkan program timnas Indonesia.

"Yang perlu saya sampaikan, saya informasikan, untuk kepentingan nasional,”

“Hanya dipanggil untuk memperkuat timnas itu saja sama pelatihnya ditahan, tidak dilepas,”

“Bangsa ini membutuhkan tenaga, pikiran para pemain yang memang dibutuhkan," tutur Sumardi.

"Akan tetapi, kalau pelatih asingnya yang ada di negara ini, yang cari makan di negara ini mempersulit, saya kira masyarakat bisa menilai sendiri,”

“Dan ini akan saya laporkan ke ketua umum agar supaya ada tindakan ke belakang seperti apa. Tidak boleh kita biarkan,”

"Orang pelatih asing cari makan di negara kita, tetapi mempersulit timnas, kalau bicara timnas ini bicara negara,”

“Sudah berulang kali, ini dua kali kita dipersulit oleh pelatih klub Persija dan pelatih klub PSM Makassar," ujarnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved