Liga 1
Teco Akui Sudah Siapkan Ramuan Duet Jefferson, Spasojevic dan Privat Mbarga
tefano Cugurra sudah menyiapkan ramuan terbaru dengan memadukan duet dua striker murni Ilija Spasojevic dan Jefferson de Assis serta Privat Mbarga
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ngurah Adi Kusuma
Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra rupanya sudah menyiapkan ramuan terbaru dengan memadukan duet dua striker murni Ilija Spasojevic dan Jefferson de Assis serta Privat Mbarga.
Pasalnya, selama ini Teco kerap mengandalkan permainan dengan seorang target man melalui peran Ilija Spasojevic atau yang terbaru datangnya Jefferson de Assis setelah kepergian Lerby Eliandry musim ini.
Target man ini ditopang oleh penyerang sayap yang diperankan oleh Privat Mbarga, Irfan Jaya, M. Rahmat, maupun Yabes Roni.
Mentok-mentoknya apabila Spaso terpaksa absen, pelatih asal Brasil ini biasanya menerapkan strategi False Nine dengan menempatkan Privat Mbarga di lini depan namun tetap membantu sektor tengah.
Namun dari delapan pekan bergulir, Teco masih menggunakan peran kedua pemain ini secara silih berganti, belum menerapkan taktik kedua pemain ini bermain bersama di atas lapangan.
Teco pun tak menampik apabila kekuatan kedua pemain bernaluri sebagai penyerang itu untuk diduetkan di lini depan menjadi dua striker dan sudah dipersiapkan.
"Bisa, kami sudah latih di sana beberapa variasi di dalam taktik di sana, mereka sudah latih bersama, kata Teco kepada Tribun Bali, Jumat 11 Agustus 2023.

Akan tetapi, Teco mengaku masih menunggu momentum tersebut dan terlebih dahulu melihat taktik dan kualitas yang dimiliki oleh tim lawan agar strategi yang diterapkan dengan dua striker dapat efektif dan tidak meninggalkan lubang di lini pertahanan.
"Kami cuma tunggu kesempatan kapan kami bisa pasang mereka berdua, kami harus lihat taktik dan kualitas dari lawan juga. Buat kami juga tidak hilang pertahanan dari tim, waktu bisa pasang 3 orang ini," ujar Teco.
"Bicara Privat juga orang asing, pasti waktu kami menyerang Privat, Spaso sama Jefferson menyerang pasti bagus. Semua punya kualitas, semua punya naluri gol, tapi sepakbola tidak hidup cuma dari menyerang," imbuhnya.
Bagi Teco di dalam sepak bola harus memiliki keseimbangan antara bertahan dan menyerang sehingga dirinya perlu melihat momentum untuk melancarkan strategi ini.
"Sepak bola harus seimbang di dalam tim ada bertahan juga, waktu kami bisa menyerang bagus sama 3 pemain ini. Tapi bertahan juga bagus, pasti kami bisa pasang mereka bersama," pungkasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.