Sponsored Content
CCEP Indonesia Kembali Gelar Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM di Pantai Jerman, Kuta Bali
CCEP Indonesia Kembali Gelar Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM di Pantai Jerman, Kuta Bali
Pendampingan kepada setiap pelaku usaha di lokasi usaha masing-masing juga dilakukan sebagai bentuk nyata pada praktek dari materi pelatihan yang telah didapatkan pelaku UMKM.
Tahapan pendampingan merupakan kegiatan monitoring dari implementasi berbagai materi pelatihan, salah satunya mengenai manajemen keuangan. Pelaku UMKM mendapatkan kejelasan melalui praktek langsung dalam hal perhitungan laba rugi usahanya.
“Inisiatif Program Pelatihan dan Pendampingan UMKM ini kami harap dapat membantu meningkatkan kualitas hidup yang berkelanjutan bagi komunitas pelaku UMKM di Pantai Jerman khususnya dan masyarakat Bali pada umumnya dan juga membantu memperkuat perekonomian daerah di sektor pariwisata”, ujar Armytanti Hanum Kasmito, Regional Corporate Affairs Manager CCEP Indonesia.
Baca juga: Terus Bersinergi Dukung Pengembangan UMKM dan Perekonomian
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pengurus Banjar Adat Segara, Desa Adat Kuta, Bali dan kelompok Ibu-Ibu PKK Banjar Adat Segara Kuta.
Kelian Banjar Adat Segara Kuta, Ketut Werka, meyakini bahwa melalui pendampingan serta pelatihan bisnis yang diikuti akan membawa dampak positif bagi setiap usaha yang digeluti oleh masyarakat pelaku usaha di wilayahnya.
Sejalan dengan perspektif CCEP Indonesia, pihak akademisi dari Undiknas Denpasar sebagai mitra pelaksana program berharap program pengembangan UMKM ini dapat mengubah pola pikir komunitas ke arah yang lebih maju dan terstruktur dalam hal pengembangan produk dan jasa, serta pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan kawasan pariwisata.
Selain menekankan implementasi hasil kajian kawasan wisata pantai yang ramah keluarga berbasis masyarakat, tentunya hal terpenting dari program ini adalah upaya menumbuhkembangkan keberlanjutan melalui jiwa enterpreunership yang positif di kalangan UMKM.
“Kami berharap, program ini menjadikan tiap UMKM di Pantai Jerman memiliki bekal ilmu, informasi dan kreativitas dalam menjalankan usahanya,” tambah Anak Agung Ayu Ngurah Tini Rusmini Gorda selaku Ketua Program Pusat Program Studi Undiknas Denpasar.
(*)