Berita Tabanan

Bule Hipnotis! Tebar Teror Hingga Luar Bali, Beraksi Dengan Modus yang Sama di Banyak Tempat

Informasinya, mereka juga sudah beraksi di luar Bali dengan modus yang sama, pura-pura belanja dan mengacaukan konsentrasi kasir.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
Istimewa
KASUS HIPNOTIS - Polisi olah TKP kasus hipnotis di Toko Dewi Sri di Jalan Wisnu Marga, Banjar Basa, Desa Marga, Tabanan, beberapa waktu lalu. Pelakunya dua bule yang saat ini dalam pengejaran. 

TRIBUN-BALI.COM  - Polres Tabanan masih melacak dua bule pelaku hipnotis di Toko Dewi Sri, Jalan Wisnu Marga, Banjar Basa, Desa Marga, Tabanan.

Informasinya, mereka juga sudah beraksi di luar Bali dengan modus yang sama, pura-pura belanja dan mengacaukan konsentrasi kasir.

“Kami monitor dan koordinasi di Bali juga di luar Bali. Karena ada juga kejadian di luar Bali dengan dugaan pelaku yang sama,” ucap Kapolres Tabanan, AKBP Leo Dedy Defretes, Selasa (29/8).

Leo mengatakan, kerugian akibat kasus yang disebut ada unsur hipnotisnya ini memang tidak terlalu besar. Namun aksi itu dilakukan di banyak tempat. Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran. “Kami berharap bisa cepat terungkap,” ungkapnya.

Modus pelaku mengalihkan perhatian kasir dengan menyerahkan mata uang asing. Mereka kemudian menggasak uang yang ada di laci kasir. “Ya itu mengalihkan dengan menunjukkan mata uang asing itu,” jelasnya.

Informasinya para pelaku sudah beraksi di beberapa tempat. Dari rekaman CCTV selain di Marga, mereka juga beraksi di Buleleng dan Denpasar. Kedua pelaku juga tampak mengenakan pakaian yang sama dengan kasus lainnya.

Baca juga: Kasus Rabies Terbaru di Pemecutan, di Denpasar Positif Pada 13 Ekor Anjing

Baca juga: 3 Pemerkosa Ancam Korban, Pertama Paman Lalu Tetangga Terakhir Kakek, Tanpa Persekongkolan Diragukan

Kejadian pencurian uang dengan modus hipnotis, terjadi di Toko Dewi Seri.

Korbannya ialah kasir toko, Ni Luh Putu Helen Purnama Sari (25 tahun), seorang karyawan atau kasir di Toko Dewi Seri.

Kejadian tejadi Selasa 25 Juli 2023 lalu, sekitar pukul 20.24 WITA. Menurut keterangan dari saksi korban, seorang penjaga kasir di toko tersebut, dua Warga Negara Asing (WNA) diduga terlibat dalam aksi tersebut
Kejadian pencurian uang dengan modus hipnotis, terjadi di Toko Dewi Seri. Korbannya ialah kasir toko, Ni Luh Putu Helen Purnama Sari (25 tahun), seorang karyawan atau kasir di Toko Dewi Seri. Kejadian tejadi Selasa 25 Juli 2023 lalu, sekitar pukul 20.24 WITA. Menurut keterangan dari saksi korban, seorang penjaga kasir di toko tersebut, dua Warga Negara Asing (WNA) diduga terlibat dalam aksi tersebut (Pixabay)

“Tentu ketika tertangkap maka kami akan menangani. Jadi nanti akan dikembangkan. Memang informasi yang kami dapat mereka juga beraksi di Denpasar dan Buleleng. Mereka berdua terlihat pakaian yang sama dan modus sama,” ungkapnya, beberapa waktu lalu.

Dedy mengatakan, Polda Bali menginstruksikan kejar tangkap dan ungkap kasus ini. WNA tersebut diketahui tinggal berpindah-pindah dari satu kabupaten ke kabupaten lain. Tidak menutup kemungkinan, mereka akan kembali ke Tabanan.

“Saran kami toko-toko juga memasang CCTV di parkiran toko. Tidak hanya di dalam toko. Karena mereka kemarin ini tidak terlihat di parkiran dan CCTV di dalam tidak terlalu jelas karena mereka memakai topi,” pesannya.

Diberitakan, Ni Luh Putu Helen Purnama Sari (25), warga Banjar Geluntung Kelod, Desa Geluntung Kecamatan Marga, Tabanan mengaku menjadi korban hipnotis oleh dua WNA yang belanja di Toko Dewi Sri.

Saat kejadian, Helen kebagian sif kedua dengan durasi jam kerja pukul 14.00 hingga 22.00 Wita. Helen bekerja tanpa jeda sejak jam pertama. Untuk minum dan ke toilet pun tidak bisa. Pelanggan cukup padat pada Selasa (25/7) itu.

Karena tidak dapat istirahat, Helen lelah, fokusnya menurun. Pukul 20.00 Wita, dua WNA datang dan membeli snack. “Dua orang datang, yang melakukan itu beli snack dengan uang Rp 100 ribu. Saya juga diberi uang katanya this for you,” ungkapnya.

Setelah menaruh uang kembalian di dompet, pelaku kembali mengeluarkan uang Rp 75 ribu. Saat mengeluarkan uang Rp 75 ribu itulah, fokus Helen dialihkan ke dompet. Pelaku yang lain kemudian membuka laci kasir.

“Saya sudah bilang no no no dan mengatakan bahwa ada CCTV. Tapi entah karena fokus saya di dompet itu, saya tidak sadar. Terus uang sekitar Rp 3,5 juta itu ada di dalam rak kasir (di bawahnya). Itu dibuka bulenya dan diambil. Saya tidak sadar,” jelasnya.

Antara kejadian dan Helen menyadari uang di kasir hilang hanya berkisar enam menit. Dari rekaman CCTV memang tidak terlacak pelaku kabur ke mana. Tapi menurut orang-orang di sana, pelaku kabur ke kiri menuju arah Apuan.

Dua hari berselang atau, Senin (24/7), peristiwa yang sama terjadi di Buleleng. Pegawai toko pakaian di Jalan Srikandi, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada dihipnotis dua bule. Akibat kejadian ini, toko tersebut mengalami kerugian Rp 1,7 juta. Aksi ini terekam CCTV toko dan viral di media sosial. (*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved