Berita Badung
Badung Antisipasi Gagal Panen Akibat Kabar El Nino Yang Akan Terjadi
Kabar akan terjadinya El Nino di Indonesia mulai diantisipasi oleh pemerintah Kabupaten Badung.
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MAMGUPURA - Kabar akan terjadinya El Nino di Indonesia mulai diantisipasi oleh pemerintah Kabupaten Badung.
Bahkan pemerintah setempat mewaspadai potensi kekeringan yang berdampak pada gagal panen.
Kadis Pertanian dan Pangan Badung Wayan Wijana mengatakan, telah menyiapkan upaya antisipasi mulai dari menerjukan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) hingga menyiapkan program subsidi.
Tak hanya itu, pihaknya juga memberikan bantuan alsintan.
"Kami di Badung sudah mempersiapkan berbagai upaya antisipasi agar tidak terjadi gagal panen. Apalagi BMKG memprediksi kekeringan yang terjadi akibat El Nino berada pada kategori Moderat akan berlangsung hingga Oktober," ungkapnya Minggi 3 September 2023.
Diakui penuruanan PPL guna memberikan informasi kepada petani kemungkinan adanya kemarau panjang, sehingga petani merawat saluran air agar meminimalisir kebocoran.
Diharapkan petani di Badung harus bisa melakukan langkah antisipasi terkait hal itu
"Kami menghimbau petani untuk merawat saluran air agar tidak terjadi kebocoran. Selain itu juga mendorong petani untuk mempercepat jadwal tanam dengan memanfaatkan air secara optimal," jelasnya.
Dikatakan, Pemkab Badung telah membuat regulasi seperti adanya perbaikan irigasi, memberikan bantuan subsidi benih padi dan lain sebagainya.
Selain itu juga memberikan pestisida nabati, dan perlindungan asuransi.
"Kami juga memberikan bantuan alsintan dan alat pasca panen untuk mempercepat olah tanah. Sebab, luas baku sawah 9.000 hektar lebih dengan rata-rata produksi gabah 112 ribu ton GKP," ucapnya.
Mantan Kabag Organisasi dan Tata Laksana Setda Badung juga mendorong petani untuk melaksanakan pergiliran komoditas.
Seperti, program pengembangan hortikultura yang tidak banyak membutuhkan air, yakni cabe, bawang merah, kedele dan jagung. Pihaknya juga telah menyiagakan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) yang langsung mendampingi petani di lapangan dan memiliki tugas serta tanggung jawab terkait perlindungan tanaman pangan di wilayah kerjanya.
Sebelumnya, Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta menyebutkan pihaknya telah menganggarkan dana tidak terduga untuk mengantisipasi ancaman El Nino
.
"Sekarang ada isu El Nino ini kami sudah berkoordinasi dengan BMKG dan kemungkinan itu terjadi bulan September," katanya
Bupati asal Pelaga, Petang Badung itu mengaku akan menyiapkan anggaran diatas Rp 1 Millyar. Sehingga nanti bisa membantu jika, benar nanti adanya kekeringan yang berdampak pada penduduk di Badung.
"Ini upaya kita, juga untuk menyelamatkan lingkungan," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ed-nfgrtmnjtgmktfgyhmk.jpg)