Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Tabanan

Kasus Penganiayaan di Kediri Tabanan, Didik Alami Luka Berat

Didik Haryono mengalami luka berat, diduga dilakukan antar pekerja proyek terjadi di proyek Villa Banjar Tegal Kepuh

Tayang:
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Istimewa
Polisi melakukan penyelidikan dan olah TKP kejadian penganiayaan di Banjar Tegal Kepuh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan - Kasus Penganiayaan di Kediri Tabanan, Didik Alami Luka Berat 

TRIBUN-BALI.COM, TABANAN- Penganiayaan diduga dilakukan antar pekerja proyek terjadi di proyek Villa Banjar Tegal Kepuh, Desa Kaba-kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali.

Penganiayaan membuat seorang pekerja proyek Didik Haryono (28) asal Dusun Pangereman, Desa Pangereman, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang mengalami luka berat.

Kasus ini kini sedang dalam penyelidikan unit Reskrim Polsek Kediri untuk dilakukan perburuan terhadap pelaku.

Kapolsek Kediri, Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, pihaknya sedang melakukan perburuan terhadap pelaku.

Baca juga: Kompolnas Beri Atensi Kasus Pengeroyokan Sejumlah YouTuber di Tebet, Minta Polisi Bergerak

Penganiayaan ini diduga dilakukan bersama-sama dan membuat Didik mengalami luka berat.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat 8 September 2023, sekira pukul 21.00 Wita.

Dan dilaporkan oleh kepala wilayah setempat 15 menit setelah diketahui kejadiannya.

“Kejadian kemarin malam dan sudah dalam penanganan kami,” ucapnya, Sabtu 9 September 2023.

Subakti menjelaskan, bahwa dari peristiwa ini pihaknya sudah memeriksa dua orang saksi yang menjadi buruh harian lepas di proyek tersebut.

Dan dari keterangan kepala wilayah yang disampaikan kepadanya, bahwa persitiwa dilaporkan pukul 21.00 Wita, kemudian pihaknya mendatangi TKP dan menemukan korban sudah terkapar dengan luka berat akibat penganiayaan tersebut.

Kemudian dilakukan olah TKP oleh petugas di lapangan.

“Saat kami ke TKP, korban sudah ditemukan dalam kondisi luka berat,” ungkapnya.

Subakti mengaku, bahwa penganiayaan diduga dilakukan secara bersama-sama oleh beberapa pelaku, menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban luka berat.

Saat ini pihaknya melaksanakan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku.

“Kami melakukan penyelidikan lebih lanjut (memburu pelaku),” bebernya. (ang).

Kumpulan Artikel Tabanan

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved