Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Proyek Perbaikan Gorong-Gorong di Badung Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar Lebih

Proyek Perbaikan Gorong-Gorong di Badung Dengan Panjang Kurang Lebih 100 Meter Telan Anggaran Rp 2,5 Miliar Lebih

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta
Kondisi proyek pembangunan trotoar di Jalan Dulung Tepatnya dari Sempidi - Gaji pada Minggu 10 September 2023 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan pembuatan trotoar baru untuk ruas jalan Sempidi - Gaji, atau tepatnya di Depan SD Imanuel. Dilihat dari panjang trotoar sepertinya tidak lebih dari 100 meter. 

Hanya saja, pada plang tender proyek tersebut nilai anggaran untuk membangun trotoar tersebut diangka 2,5 Miliar lebih.

Dari pantauan dilokasi Minggu 10 September 2023  tepat di depan SD Emanuel pembangunan trotoar kurang lebih panjangnya 25 meter. 

Selain itu, di seberang jalan kurang lebih 50 meter.

Meski secara panjang tidak lebih dari 100 meter namun pembangunan trotoar itu menelananggaran yang cukup besar.

Pada plang pembangunan, proyek itu menelan anggaran Rp 2.520.529.914.00.

Proyek dengan durasi waktu 120hari itu dikerjakan oleh PT Tunas Jaya Nusantara dan diawasi oleh PT Mitra TriSakti telah dikerjakan sejak 19 Juni 2023.

Masih berdasarkan pemantauan, proyek trotoar yang dibanguntergolong lain dari kebanyakan trotoar. 

Pasalnya pembangunan trotoar itu berada di tepi jurang yang cukup tinggi.

Sehingga pembangunan trotoar itu harus membuat jembatan dengan lilitan besi cakar ayam.

Baca juga: KATALOG Promo Superindo 11-13 September 2023 Diskon Awal Pekan, Mie Gaga Rp8 Ribu Dapat 3


Kondisi itu pun terjadi disebelah kiri maupun kanan jalan jalan. Sehingga proyek itu yang menelan anggaran cukup besar.

"Jadi ibaratnya membuat gorong-gorong diatas. Sehingga kita hafus buat pondasi dulu," ujar salah seorang buruh yang kerja disana. 

Pihaknya mengaku semua itu juga sebegao pembatas jalan, mengingat dibawahnya merupakan bangunan sekolah Dasar. 

Sementara, Kadis PUPR Badung, IB Surya Suamba saat dikonfirmasi juga tidak menampik hal tersebut.

Pihaknya menyatakan pembuatan trotoar dengan jenis itu bernama kantilever. 

"Itu kantilever namanya. Karena kita buat trotor diatas," jelas Surya Suamba. 

Pihaknya pun mengakui jika bianya yang dihabiskan sesuai dengan yang tertera di plang proyek itu.

Mengingat proyek tersebut sebelumnya sudah masuk tender.

"Dengan anggaran itu, tidak hanya trotoar yang dikerjakan namun juga gorong—gorong disana. Karena sebelum sangat kecil," imbuhnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved