Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Cemburu, Nyoman L Ancam Made W dengan Golok

Kasus pengancaman dengan senjata tajam (sajam) kembali terjadi  di Kabupaten Karangasem.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Net
Ilustrasi penodongan dengan senjata tajam - Cemburu, Nyoman L Ancam Made W dengan Golok 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Kasus pengancaman dengan senjata tajam (sajam) kembali terjadi  di Kabupaten Karangasem.

Korbannya yakni Made W asal Br. Munti Gunung, Tianyar Barat, Kecamatan Kubu, Karangasem.

Sedangkan pelaku yakni Nyoman L warga Br. Munti Gunung.

Baca juga: HILANG 20 Jam Kadek Miko Ditemukan Selamat di Aliran Sungai Tenganan Karangasem Bali

Kapolsek Kubu, AKP Ida Bagus Astawa, mengatakan, pengancaman ini bermulai dari informasi Ni Wayan Luh lewat telpon via whatsapp.

Wanita asal Br. Munti Gunung tersebut memberitahu korban jika I Nyoman L datang membawa golok sepanjang 30 centi ke rumah dan berencana membunuh korban.


"Saat diinformasikan, korban sedang berada di rumah kakaknya bernama I Wayan Wardana. Ni Wayan Luh memberitahu dan meminta korban untuk hati - hati karena Nyoman L bawa golok," ungkap AKP IB Astawa, Senin (25/9/2023).

Baca juga: ODGJ di Karangasem 1.107 Orang, Kasus Tersebar di Semua Kecamatan


Terlapor datang ke rumah korban sebanyak 2 kali.

Pertama yang bersangkutan menyambangi rumah korban, Jumat (22/9/2023) malam hari. Sedangkan yang kedua, Sabtu (23/9/2023) pagi.

Namun saat itu, terlapor tidak berhasil menemukan korban.

Khawatir dengan kejadian ini, korban pun langsung melapor ke polsek setempat.

Baca juga: Memprihatinkan! Remaja Dominasi Kasus ODGJ di Karangasem, Kini Capai 1.107 Orang Tersebar Merata


Setelah  kejadian itu, korban datang ke rumah ibunya Ni Nengah R untuk memastikan aksi terlapor.

Berdasarkan cerita Ni Nengah R, Nyoman L sempat  dua kali ke rumah korban dengan membawa golok.

Yang  bersangkutan mengaku hendak membunuh korban serta memenggal kepalanya. 

Selanjutnya korban melapor lantaran takut. 

Baca juga: Polda Bali Tetapkan 16 Tersangka Kasus Pembakaran Resort Bugbug Karangasem


"Korban melapor ke Mapolsek, Minggu (24/9/2023) siang. Korban merasa takut dan khawatir karena nyawa terancam. Keluarganya tak berani pulang ke rumah karena nyawanya merasa terancam. Sementara mereka nginap di rumah keluarga untuk mengantisipasi hal tidak diinginkan," tambah Astawa.


Petugas kepolisian sudah meminta keterangan dari korban dan beberapa orang saksi terkait pengancaman dengan menggunakan golok.

Penyebab kejadian diduga lantaran sakit hati dengan kedekatan istri terlapor dengan korban, sehingga bersangkutan mengancamnya dan akan membunuh dengan golok.


"Masih dalam penyelidikan berupa 1 buah golok. Panjang goloknya sekitar 30 centimeter. Terbuat dari besi berbilah, dengan cincin warna kuning dan gagang terbuat dari kayu warna cokelat tua. Keluarga  korban belum berani pulang ke rumah karena takut," tambah IB Astawa. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved