Berita Gianyar
Jelang Purnama Kapat, Harga Bunga Gumitir Naik Pesat di Gianyar, Capai Rp 20 Ribu per Kg
Jelang Purnama Kapat, Harga Bunga Mitir Naik Pesat di Gianyar, Capai Rp 20 Ribu per Kg
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Purnama Kapat jatuh pada Jumat, 29 September 2023. Di berbagai daerah di Bali, terutama di Kabupaten Gianyar, saat Purnama Kapat, hampir sebagian besar umat Hindu menggelar upacara keagamaan.
Baik itu upacara di Pura Kahyangan Tiga maupun rainan di merajan atau sanggah.
Tak ayal, kebutuhan akan sarana upakara seperti kembang atau bunga mulai meningkat sejak, Senin 25 September ini.
Kondisi tersebutpun menyebabkan harga bunga menunjukkan peningkatan harga.
Bagi masyarakat yang membudidayakan kembang upakara, tentu hal ini menjadi berkah.
Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Senin 25 September ini, harga bunga gumitir atau mitir sudah mengalami kenaikan.
Di hari biasa, harganya sekitar Rp 8.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram.
Seorang warga Gianyar, I Nyoman Astana menyambut Hari Purnama Kapat dengan senyum sumeringah. Sebab, tanamam gumitirnya sedang berbunga lebat.
Dia memiliki 300 batang tanaman gumitir yang awalnya, ia tanam hanya untuk mengisi lahan kosong.
Kini, di tengah besarnya permintaan terhadap bunga mitir, iapun menjual bunganya.
Dalam sehari, Astana mengatakan bisa mengumpulkan tujuh kilogram bunga gumitir.
"Lumayan untuk dapur, untung belakangan ini cuaca panas, sehingga bunganya banyak yang mekar. Kalau kena hujan, biasanya bunganya belum mekar udah busuk," ujarnya.
Hal serupa juga dirasakan Made Laba di Desa Bakbakan. Sebagian lahan sawahnya sekitar 6 are ditanami bunga mitir.
Pada panen pertama mendapatkan 12 kg bunga. Made Laba sangat terkejut ketika menjual bunhanya ke Pasar Samplangan, Gianyar.
Sebab secara tak terduga bunganya dibeli dengan harga yang cukup tinggi, yakni Rp 20 ribu per kg.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Warga-Gianyar-di-antara-tanaman-bunga-gumitir-yang-harganya-melambung-tinggi.jpg)