Pemilu 2024
Polda Bali Siapkan Antisipasi Jika Terjadi Gejolak Kampanye di Masa Pemilu
Pemilu 2024, Polri menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi "Ops Mantap Brata Agung 2023-2024" yang berlangsung selama 222 hari
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Polda Bali menyiapkan personel untuk mengantisipasi masa-masa Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang tinggal 4 bulan.
Pemilu untuk memilih anggota DPR, DPD, DPRD, Presiden dan Wakil Presiden bakal berlangsung pada 14 Februari 2024.
Karo Ops Polda Bali, Kombes Pol. Soelistijono, S.I.K., M.H. mengatakan, menjelang Pemilu tidak terlepas dari pergerakan dari berbagai partai politik untuk melaksanakan kegiatan kampanye.
Sehingga kemungkinan muncul gejolak yang menimbulkan situasi Kamtibmas kurang kondusif.
Baca juga: Jokowi: Pertemuan dengan SBY Termasuk Membahas Pemilu 2024, Isinya Rahasia
Untuk itu, perlu adanya antisipasi terhadap situasi yang berkembang dalam pelaksanaan tahapan Pemilu 2003-2024.
Dalam menjamin keamanan pelaksanaan Pemilu, Polri menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi "Ops Mantap Brata Agung 2023-2024" yang berlangsung selama 222 hari.
"Polda Bali dan jajaran merupakan bagian integral dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang bertanggung jawab atas terciptanya Kamdagri yang kondusif," kata Karo Ops saat membuka latihan pra operasi (Latpraops) di Gedung Perkasa Raga Garwita, Mapolda Bali, Sabtu 14 Oktober 2023.
"Kami siap bersinergi dengan mitra Kamtibmas lainnya melaksanakan pengamanan tahapan Pemilu di wilayah Provinsi Bali," imbuhnya.
Karo Ops menyampaikan bahwa keamanan menjelang Pemilu mendapat perhatian khusus dari Kapolda Bali.
Hal tersebut tertuang dalam commander wish Kapolda Bali, yaitu mewujudkan Harkamtibmas, melakukan pemetaan kerawanan Pemilu 2024 dan menciptakan cooling system untuk mendukung stabilitas keamanan yang kondusif menjelang Pemilu 2024.
"Mengingat pentingnya menjaga situasi Kamtibmas untuk mengamankan seluruh tahapan Pemilu, maka saya meminta kepada seluruh personel untuk mengikuti latihan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh," tegasnya.
"Seluruh personel memiliki wawasan dan pedoman untuk diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas di lapangan sesuai dengan prosedur dan sinergitas antar Satgas," sambung Mantan Dir Polairud Polda Bali itu.
Pihaknya berharap, pelaksanaan Operasi Mantap Brata Agung 2023-2024 dapat berjalan sesuai rencana, sehingga Polda Bali dapat memberikan kontribusi yang optimal untuk mengamankan pesta demokrasi di Indonesia.
"Laksanakan tugas operasi ini dengan penuh rasa tanggung jawab sehingga tugas yang dibebankan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya dengan berpedoman pada ketentuan dan perundang-undangan yang ada," pesannya.
Pemilu di Indonesia merupakan sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia serta jujur dan adil berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Latpraops digelar agar seluruh personel yang terlibat memiliki kompetensi dan kemampuan yang memadai sehingga dapat melaksanakan tugas pengamanan Pemilu secara optimal. (*)
Kumpulan Artikel Bali
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.