TPA Suwung Kebakaran

Rumah Wakil Wali Kota Denpasar Dikepung Asap, Kebakaran TPA Suwung Sebabkan Kadar SO2 dan CO Tinggi

Rumah Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa juga turut dikepung asap kebakaran TPA Suwung, Denpasar, Bali, Senin 16 Oktober 2023.

ist
Walikota Jaya Negara saat mengawasi metode Injeksi Air di Kawasan TPA Suwung, pada Senin (16/10/2023). 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Asap kebakaran TPA Suwung mengepung wilayah yang berada di sekitarnya. Beberapa wilayah saat siang hari terdampak asap yakni Pedungan, Sesetan dan Pemogan.

Sementara saat sore hari hingga malam, dengan angin yang kencang asap sampai ke Sunset Road termasuk Canggu, Kuta Utara, Badung.


Tak hanya itu, rumah Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa juga turut dikepung asap.

Apalagi, jarak TPA Suwung dengan rumah Wakil Wali Kota Denpasar hanya 500 meter. Hal tersebut diakui langsung oleh Arya Wibawa saat diwawancarai di Gedung DPRD Kota Denpasar seusai rapat paripurna, Senin (16/10/2023).


“Saya juga terdampak karena rumah saya hanya 500 meter dari TPA Suwung, tapi astungkara Dinas Kesehatan sudah melakukan antisipasi dengan melakukan screening kesehatan, termasuk membagikan masker,” katanya.


Pihaknya menambahkan, ada beberapa masyarakat yang mengeluhkan sesak napas. Dan laporan tersebut pun sudah langsung ditangani oleh Dinas Kesehatan. Dia menambahkan, sampai saat ini pengungsi masih 63 orang.


Semua pengungsi tersebut memiliki KTP luar Bali dan berprofesi sebagai pemulung di TPA Suwung.

“Kami masih lakukan treatment selama satu hari ke depan. Kalau masih terjadi kebakaran kami berencana pulangkan mereka ke daerah asal,” katanya.


Saat ini pengungsi tersebut masih berada di kantor Kelurahan Serangan. Sementara itu, terkait pemadaman, saat ini masih menggunakan pola dari darat dan udara.

Terbaru, digunakan 6 alat injeksi untuk langsung memasukkan air ke dalam sampah.

"Namun mengingat luasnya kawasan terbakar sampai 14 ha, 6 alat injeksi masih kurang, tapi dengan kolaborasi kami berharap bisa segera teratasi,” katanya.


Selain itu, sekitar 17 armada pemadam kebakaran dan water cannon dari Denpasar, Badung dan Gianyar masih tetap dikerahkan. Dua helikopter BNPB juga masih terus melakukan water bombing.

“Kami juga lakukan isolasi kawasan, lakukan pengerukan dengan alat berat kemudian siram. Mobil pemadam stay di lokasi, dan untuk suplai air dikirim melalui mobil tangki,” katanya.


Dinas ESDM Provinsi Bali sebelumnya telah mengambil sampel udara di sekitar TPA Suwung untuk diuji di laboratorium. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Provinsi Bali, IB Setiawan membeberkan hasil pengujian udara di sekitar TPA Suwung.

“SO2, CO melebihi baku mutu sedangkan partikulat di udara meningkat. Sehingga disarankan untuk gunakan masker dan minum air putih yang cukup serta batasi aktivitas,” jelas Setiawan, Senin (16/10/2023).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved