Seputar Bali
Tenaga Kerja Mandiri di Gianyar Diberikan Pelatihan, Dayu Surya: Tingkatkan Daya Saing
Sebagai upaya meningkatkan daya saing dalam dunia kerja, Dinas Ketenagakerjaan Gianyar, Bali menggelar pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (TKM)
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Sebagai upaya meningkatkan daya saing dalam dunia kerja, Dinas Ketenagakerjaan Gianyar, Bali menggelar pelatihan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), Jumat 10 November 2023.
Pelatihan diikuti 10 tenaga kerja mandiri yang ada di Kabupaten Gianyar.
Kadisnaker Gianyar, Ida Ayu Ketut Surya Adnyani mengatakan, ini merupakan program dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai penerima program tenaga kerja mandiri dari Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Kabupaten Gianyar berhasil mendapat 10 kelompok untuk TKM berbasis Kawasan dan 10 kelompok untuk TKM regular.
Baca juga: bank bjb Raih ‘Best Digital Technology and IOT Implementation 2023 in Banking Industry’
Adapun 10 kelompok TKM yang mendapatkan pelatihan berbasis kompetensi mobile training unit meliputi, Desa Batuan 4 Kelompok TKM, dan Desa Tulikup, Buruan, Bona, Mas, Sukawati, dan Bresela masing-masing 1 TKM.
“Pelatihan Berbasis Kompetensi Mobile Training Unit (MTU) Perluasan Kesempatan Kerja Berbasis Kawasan Kabupaten Gianyar dilaksanakan selama 20 hari dengan 160 jumlah jam pelajaran,” ucap Dayu Surya.
“Pembukaan pada hari ini, berjumlah 96 orang peserta yang terdiri dari pelatihan di Desa Tulikup sebanyak 16 orang, Desa Sukawati 48 orang, Desa Batuan sebanyak 16 orang dan Desa Buruan 16 orang,” lanjutnya.
Nantinya setelah mendapatkan kompetensi ini, kelompok TKM dapat meningkatkan kesempatan kerja di kawasan yang berfokus pengembangan sektor ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
“Diharapkan mampu meningkatkan keterampilannya untuk menjadi tenaga kerja yang terampil, terlatih dan kompeten serta berwirausaha scara mandiri,”
“Guna mengurangi tingkat pengangguran dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Dayu Surya.
Baca juga: Swiss-Belhotel Tuban Rayakan Hari Pahlawan Nasional dengan Penghargaan Istimewa untuk Para Guru SD
Kasubag Umum Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Lombok Timur, Nukman mengatakan, kegiatan ini memberikan peluang dan kesempatan untuk mendapat kompetensi di dunia kerja.
“Cukup 3 hal yang dibutuhkan, pertama skill, kedua pengetahuan dan ketiga attitude. Percuma skill bagus, percuma punya kemampuan yang bagus, tapi tidak punya attitude,” lanjutnya.
Nukman juga menambahkan, setelah lulus pelatihan, namun belum memiliki pekerjaan, dirinya mendorong agar para peserta dapat membuka usaha dan menjadi entrepreneur.
“Nah kalau ingin sukses syaratnya juga ada tiga. Pertama jujur, kedua harus konsisten, dan ketiga adalah bagaimana kita meyakinkan pelanggan bahwa kita adalah pelayan yang baik. Itu yang perlu diperhatikan," tegasnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.