Bali United

Terisi 50 Persen Lebih, Gemuruh Dipta Pertama Sejak 10 Laga Kandang, Suporter Lampaui Kapasitas

Jumlah kehadiran penonton dalam laga kandang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali akhirnya tembus 50 persen lebih dari kapasitas.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
Adrian Amurwonegoro/Tribun Bali
Laga Bali United vs Borneo FC dilanjutan Liga 1 2023/2024 pekan 19, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu 12 November 2023. Bali United yang bermain dengan 10 orang pemain kalah lawan Borneo FC. Jumlah kehadiran penonton dalam laga kandang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali akhirnya tembus 50 persen lebih dari kapasitas. 

GIANYAR, TRIBUN BALI  - Jumlah kehadiran penonton dalam laga kandang Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali akhirnya tembus 50 persen lebih dari kapasitas sekitar 15.860 ribu. Ini terjadi saat laga kandang ke-11.

Pertandingan Bali United melawan Borneo FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali pada Minggu (12/11) tercatat dihadiri penonton dengan jumlah terbanyak dari 10 laga sebelumnya, yakni mencapai 9.620 orang.

Dalam 10 laga kandang sebelumnya, jumlah kehadiran penonton maksimal hanya 7.000, di bawah itu hanya 2.000 penonton setiap laga. Stefano Cugurra sangat senang dengan kehadiran suporter, berapapun jumlahnya di stasion.

Bagi Teco, suporter adalah penyemangat, pemain ke-12 yang bisa mengubah keadaan di lapangan.

"Lebih bagus lebih banyak kami sangat butuh suporter lebih ramai di dalam stadion," kata Teco, Senin (13/11).

Baca juga: Kata Huistra Usai Borneo FC Tumbangkan 10 Pemain Bali United di Dipta, Angkat Topi Soal Ini

Baca juga: Bermain 10 Orang, Bali United Dikubur Brace Cadenazzi, Teco : Kami Kalah Usai 5 Kali Menang Beruntun

Teco mengatakan, Serdadu Tridatu telah menunjukkan semangat dan perjuangan di hadapan suporter dalam laga menghadapi Borneo FC.

Harus bermain dengan 10 orang sejak babak pertama, Bali United tampil menyulitkan pemuncak klasemen itu.

Permainan Bali United diakui pelatih Borneo FC, Pieter Huistra. Kata Teco, Borneo kesulitan menghadapi 10 pemain Bali United.

"Pasti suporter mereka lihat sendiri saat kami main sama 10 pemain tapi kami punya semangat tinggi buat kerja keras di dalam pertandingan," bebernya.

Berdasarkan catatan yang dihimpun Tribun Bali, laga pembuka Liga 1 musim ini di Stadion Dipta melawan PSS Sleman jumlah penonton yang hadir hanya 3.450 orang. Melawan Madura United 3.800 penonton. Melawan Dewa United 5.489 penonton. Melawan Persik Kediri 7.499 penonton.

Kemudian, kontra PSM Makassar 3.304 penonton. Kontra Barito Putera 5.873 penonton. Kontra RANS Nusantara 6. 845 penonton. Kontra Persikabo 1973 berjumlah 2.697 penonton. Kontra Persebaya Surabaya 4.507 penonton dan kontra Persita Tangerang 2.811.

Dari 11 laga kandang, laga Bali United total dihadiri 55.895 penonton dengan rata-rata 5,1 ribu penonton per laga kandang. Angka ini tentu masih jauh di banding dengan jumlah penonton saat masa-masa tahun 2017-2019.

Dari 17 laga kandang, jumlah kehadiran penonton menyentuh di atas angka 240 ribu hingga 290 ribu penonton dengan rata-rata 14 sampai 17 ribu penonton tiap pertandingan.

Baca juga: Out dari PSM, Wiljan Pluim Bawa Borneo FC Permalukan Bali United, Kini Pesut Etam Kokoh di Klasemen

Puncaknya saat masa keemasan Bali United juara Liga 1 pertama kalinya tahun 2019 lalu, berlanjut juara Back 2 Back di musim 2021/2022.

Akibat kekalahan kontra Borneo, Bali United tertahan di peringkat empat dengan mengemas 33 poin dan Borneo FC mengokohkan diri di posisi puncak klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan raihan 41 poin.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved