Akan Pensiun, Panglima TNI Yudo Margono Terima Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono akan memasuki masa pensiun pada tanggal 26 November 2023 mendatang.
TRIBUN-BALI.COM – Akan Pensiun, Panglima TNI Yudo Margono Terima Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama
Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Laksamana Yudo Margono akan memasuki masa pensiun pada tanggal 26 November 2023 mendatang.
Sebagai bentuk penghargaan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahi tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama kepada Panglima Yudo Margono.
Dilansir dari Kompas.com, pemberian tanda kehormatan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 8/TK/2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama, yang ditetapkan di Jakarta pada 27 Februari 2023.
Penyematan tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama tersebut dilakukan oleh Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Selasa 14 November 2023.
Diketahui, Bintang Yudha Dharma Utama termasuk dalam salah satu tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma yang dianugerahkan oleh pemerintah kepada mereka yang telah mendarmabaktikan diri melebihi dan melampaui panggilan kewajiban dalam pelaksanaan tugas pembinaan dan pengembangan.
Baca juga: Ditemani Panglima TNI dan Kapolri, Jenderal Agus Subiyanto Ikuti Fit and Proper Test di DPR RI
Selain itu, penerima Bintang Yudha Dharma Utama juga dianggap telah menghasilkan karya yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh bangsa dan negara.
Pemberian tanda kehormatan ini sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan, serta telah melalui tahap pengusulan dan keputusan oleh Dewan Gelar Tanda Kehormatan (GTK), dan telah disetujui oleh Presiden Jokowi.

Bertani Selepas Pensiun
Akan pensiun mulai 26 November mendatang, Yudo Margono mengaku berniat bertani selepas pensiun nanti.
“Ya saya kira untuk pensiun, saya masih tetap teguh pada tujuan (bertani),” kata Yudo Margono usai acara penghargaan bagi prajurit di Balai Samudra, Jakarta Utara, Senin (14/11/2022).
Yudo kemudian mengibaratkan pensiunnya itu seperti pendaratan amfibi yang biasa dilakukan pasukan Korps Marinir TNI AL.
“Loh, itu prinsipnya. TNI juga itu kalau pendaratan amfibi itu teguh pada tujuan,” ujarnya.
Yudo Margono juga mengaku belum mendapatkan tawaran untuk terjun ke dunia politik.
Sebagaimana diketahui, kiprah Yudo Margono di dunia militer sudah dimulai sejak 1988.
Sejak dinyatakan lulus dari Akademi Angkatan Laut, Yudo tidak saja aktif dalam kariernya di TNI melalui pengembangan dan inovasi di bidang militer, tetapi juga di bidang sosial kemasyarakatan.
Di antaranya, sebelum menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), ia mendapat kepercayaan sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) pada 2019-2020.
Pada periode ini, ia beserta jajaran terlibat langsung dalam pemantauan kehadiran kapal-kapal nelayan China yang melanggar memasuki wilayah Natuna, Kepulauan Riau.
Dari sisi sosial kemasyarakatan, dirinya juga terlibat aktif dalam memimpin penanganan warga terkait Covid-19, terutama dalam pemulangan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri.
Sementara dari sisi pendidikan, Yudo pun turut menyumbangkan pemikiran, pengetahuan, serta analisis dalam buku yang ia luncurkan berjudul Perang Rusia vs Ukraina: Perspektif Intelijen Strategis Februari-September 2022.
Baca juga: Panglima TNI Yudo Margono Mutasi 105 Perwira, Letjen Nyoman Cantiasa dari Koorsahli jadi Waka BIN
Profil dan Biodata Yudo Margono

Laksamana Yudo Margono merupakan pria kelahiran Madiun, 6 November 1965.
Sebelum menjabat sebagai Panglima TNI, ia merupakan seorang perwira tinggi TNI-AL yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) ke-27 sejak tanggal 20 Mei 2020.
Dikutip dari Wikipedia, Yudo, merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXXIII/tahun 1988.
Sebelumnya, dia menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I.
Riwayat Jabatan:
- Asisten Perwira Divisi (Aspadiv) Senjata Artileri Rudal di KRI YNS 332 (1988)
- Kadep Ops KRI Ki Hajar Dewantara 364
- Palaksa KRI Fatahillah 361
- Komandan KRI Pandrong 801
- Komandan KRI Sutanto 877
- Komandan KRI Ahmad Yani 351
- Komandan Lanal Tual (2004—2008)
- Komandan Lanal Sorong (2008—2010)
- Komandan Satkat Koarmatim (2010—2011)
- Komandan Satkor Koarmatim (2011—2012)
- Komandan Kolat Armabar (2012—2014)
- Paban II Opslat Sops Mabesal (2014—2015)
- Komandan Lantamal I Belawan (2015—2016)
- Kepala Staf Koarmabar (2016—2017)
- Pangkolinlamil (2017—2018)
- Pangarmabar (2018)
- Pangarmada I (2018—2019)
- Pangkogabwilhan I (2019—2020)
- KSAL (2020 – 2022)
- Panglima TNI (2022 – Sekarang)
(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pensiun, Panglima TNI Yudo Margono Dianugerahi Bintang Yudha Dharma Utama", . Dan Tribun-Bali.com dengan judul Sosok dan Profil KSAL Yudo Margono, Disebut Jadi Panglima TNI Selanjutnya Gantikan Andika Perkasa,
Yudo Margono
Panglima TNI
Wakil Presiden Maruf Amin
tanda kehormatan
Bintang Yudha Dharma Utama
pensiun
TNI
Tim Taekwondo Polda Bali Borong 7 Medali Juara di Kejuaraan Nasional Piala Panglima TNI |
![]() |
---|
Targetkan Olimpiade Amerika, Piala Panglima TNI Taekwondo 2025 di Bali Diikuti Hampir 1.000 Atlet |
![]() |
---|
KASUS Prada Lucky yang Meninggal di Tangan Senior, Motif & Penyebab Kematiannya yang Menggemparkan! |
![]() |
---|
Kasus Penganiayaan Prada Lucky Namo: TNI AD Tetapkan 20 Tersangka |
![]() |
---|
SOSOK Salah Satu Senior Penganiaya Prada Lucky Sampai Tewas, Simak Motif Tersangka Sampai Tega! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.