Minta Tolong Pacar Antar Kerja, Pria Ini Malah Aniaya dan Bawa Kabur Motornya, Berakhir di Bangsri
Nasib nahas dialami seorang perempuan berinisial A (20) di Jepara, Jawa Tengah. Berawal dari pacarnya inisial R, warga Desa Bondo, Kecamatan Bangsri,
TRIBUN-BALI.COM – Nasib nahas dialami seorang perempuan berinisial A (20) di Jepara, Jawa Tengah.
Berawal dari pacarnya inisial R, warga Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, minta tolong padanya untuk mengantarkan kerja.
Kini R menjadi buronan polisi karena menganiaya serta membawa kabur sepeda motor scoopy milik pacarnya.
Kejadiannya di belakang gudang yang berada di Desa Bondo, Senin 13 November 2023 malam.
Kronologi kejadian dibeberkan Kapolres Jepara AKBP Wahyu Wahyu Nugroho Setyawan.
Setelah R meminta tolong kepada pacarnya, A (20), untuk mengantarkannya kerja, mereka lalu bertemu di sebuah warung bakso di Bondo.
Pelaku R lalu membonceng korban A.
"Namun bukannya berangkat kerja korban diajak jalan-jalan ke Bangsri hingga sampai hutan jati Poreng," beber Kapolres Jepara, Selasa 14 November 2023.
Sesampai di tempat itu, korban meminta gantian membawa sepeda motor.
Korban menyetir sepeda motor, pelaku dibonceng di bekalang.
Kemudian korban meminta pelaku untuk mengantarkannya ke rumah temannya di daerah Banyuurip, Kecamatan Bangsri.
Namun di tengah perjalanan, sesampainya di belakang gudang di desa Bondo, korban langsung ditusuk dengan kunci obeng secara berulang-ulang.
Akibatnya, korban menghentikan laju sepeda motornya.
Setelah berhenti, korban langsung dipukuli dengan tangan kosong hingga korban tersungkur ke tanah.
Baca juga: TERKUAK, Ini Motif Penganiayaan Janda di Surabaya yang Diduga Dilakukan oleh Anak Pejabat DPR RI
Tak berhenti di situ, korban ditusuk dengan gunting.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan-kdrt-aniaya-pemukulan.jpg)