Berita Jembrana

Bersihkan Saluran Air Antisipasi Luapan Air hingga Banjir, Sampah Menumpuk Sebabkan Luapan Air

Bersihkan Saluran Air Antisipasi Luapan Air hingga Banjir *Sampah Menumpuk Sebabkan Luapan Air di Pemukiman

Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Fenty Lilian Ariani
Tribun Bali/ I Made Prasetia
Aparat gabungan saat melakukan gotong royong pembersihan lingkungan di areal Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana, Kamis 7 Desember 2023. 

NEGARA, TRIBUN-BALI.COM - Anggota Kodim 1617/Jembrana, Yonif 741/GN, Polri, Pemkab hingga masyarakat melaksanakan gotong royong di areal Pasar Desa Adat Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana,  Kamis 7 Desember 2023.

Pembersihan dilakukan mulai dari areal pasar hingga saluran air. Puluhan kilogram sampah berbagai jenis berhasil dikumpulkan.

Kegiatan ini merupakan salah satu antisipasi terjadinya luapan air hingga banjir di musim penghujan. Sebab, sesuai pemetaan pihak BPBD Jembrana, wilayah padat penduduk rentan akan terjadinya banjir atau luapan air karena saluran airnya penuh sampah. 

"Salah satu upaya kita untuk pencegahan banjir dan wabah penyakit adalah dengan pembersihan gotong royong di wilayah yang padat penduduk," ungkap Dandim 1617/Jembrana, Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, Kamis 7 Desember 2023. 

Dia melanjutkan, pembersihan dilakukan mulai dari areal pasar hingga ke saluran airnya.

Hasilnya, masih banyak ditemukan sampah di saluran air atau got.

Hal ini berpotensi menyebabkan banjir dan wabah penyakit juga. 

"Semua saluran air yang tersumbat sampah berpotensi terjadi luapan air hingga banjir. Sehingga ini harus kita bersihkan secara gotong royong," tegasnya. 

Letkol Teguh mengingatkan, seluruh warga agar secara rutin menggelar gotong royong menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Baca juga: Marah Disebut Gay, Tebas Teman Wanitanya hingga Tewas, Marianus Garu Mohon Keringanan

Sebab, lingkungan yang kotor juga menyebabkan timbulnya wabah penyakit. 

Disisi lain, kata dia, pihaknya juga sesegera mungkin melakukan penghijauan atau penanaman pohon kategori pohon keras yang nuaa menyerap air. Hal ini untuk mencegah terjadinya tanah longsor kedepannya.

"Mari bahu membahu, bersama-sama, gotong royong untuk mencegah terjadinya banjir," tegasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved