Seleksi PPPK
12 Peserta PPPK Nakes Gugur, Formasi Nakes Rekrutmen 2023 Terancam Tidak Terpenuhi
12 orang dinyatakan gugur seleksi kompetensi rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Tabanan
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Ngurah Adi Kusuma
TRIBUN-BALI.COM, TABANAN - 12 orang dinyatakan gugur seleksi kompetensi rekruitmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Tabanan.
Pengumuman untuk tenaga kesehatan (Nakes) itu diadakan pada Kamis 13 Desember 2023 kemarin.
Ini tercatat oleh Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan.
Informasi yang dihimpun, 12 peserta yang tidak lulus itu yakni untuk formasi Adminkes Ahli Pratama sebanyak 5 orang, Asisten Apoteker Terampil 4 orang, Nutrisionis Pertama 1 orang, Penata Labkes Terampil 1 orang serta adanya peserta yang tidak hadir seleksi sebanyak 1 orang.
Baca juga: Anggota Dewan Harapkan Pj Bupati Lanjutkan Pembangunan di Klungkung
Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan I Gusti Kade Dwipayana mengatakan, bahwa untuk tenaga kesehatan yang lolos seleksi administrasi adalah sebanyak 1.130.
Terdiri dari 810 peserta formasi khusus dan formasi umum 320 peserta.
Dari seleksi administrasi itu, kemudian dilakukan tes CAT. Yang akhirnya, sebanyak 962 orang yang lulus.
798 orang lolos dari formasi khusus dan formasi umum 164 orang. Sehingga ada 12 orang yang dinyatakan gugur.
“Ada 12 yang tidak lulus,” ucapnya seijin Kepala BKPSDM Tabanan I Made Kristiadi Putra Jumat 15 Desember 2023.
Menurut dia, tidak lolosnya 12 peserta adalah karena perangkingan.
Baca juga: Peningkatan Penumpang di Pelabuhan Gilimanuk Diprediksi Mulai H-5, 52 Kapal Siaga
Dimana pelamar di formasi yang disediakan, melebihi kuota formasi. Dan itu sudah diumumkan di Web Pemda tabanankab.go.id.
Dengan adanya tidak lolos ini, maka formasi nakes untuk rekrutmen tahun 2023 terancam tidak terpenuhi.
“Dari 1.070 formasi ada 108 formasi yang kosong. Formasi kosong persentasenya 10 persen untuk nakes saja," jelasnya.
Ia menambahkan, bahwa menyangkut PPPK Guru, masih menunggu jadwal dari Panselnas.
Pihaknya sedang menunggu untuk pengumuman guru, karena memang pengumuman tidak berbarengan dan masih menunggu.
“Kami masih menunggu pengumuman Panselnas,” bebernya. (ang).
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.