Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Konflik Palestina Vs Israel

Israel Tembak Mati 3 Tentaranya, Sempat Lambaikan Bendera Putih

Hamas sebut Israel tembak mati negaranya sendiri untuk menghapus beban perang Israel Palestina.

Editor: Ni Ketut Dewi Febrayani
AFP/Gil Cohen Magen
Perkembangan perang Israel-Hamas terkini. Tentara Israel berkumpul di perbatasan Gaza sebelum memasuki wilayah kantong Palestina itu pada Minggu (29/10/2023) 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hamas sebut Israel tembak mati negaranya sendiri untuk menghapus beban perang Israel Palestina

Brigade al-Qassam sebut Israel dengan sengaja tembak mati tentaranya sendiri di Jalur Gaza.

Israel dengan sengaja membunuh ketiga tentaranya sendiri yang ditawan oleh Hamas.

Hal ini dijelaskan oleh pernyataan Hamas pada Sabtu (16/12/2023).

Baca juga: Samer Abudaqa Jurnalis Al Jazeera Terbunuh Serangan Rudal Israel, Jurnalis Tewas Sentuh 89 Orang

Diketahui tentara Israel yang ditawan di antaranya sengaja dieksekusi pada hari Jumat (15/12/2023).

“Ini adalah bagian dari upaya putus asa untuk menghilangkan beban masalah ini (konflik Israel vs Palestina),” terang Juru Bicara Brigade Al Qassam Abu Ubaida dalam sebuah keterangan.

Dan hal itu implikasinya sudah diketahui umum.

Pihaknya juga mengatakan musuh terus mempertaruhkan nyawa tentaranya yang ditahan di Gaza dan mengabaikan perasaan keluarga mereka, mengutip Anadolu Agency.

“Israel dengan sengaja mengeksekusi tiga tentaranya yang ditawan kemarin, memilih untuk membunuh mereka daripada membebaskan mereka,” lanjut Abu Ubaida.

Menurutnya, aksi itu adalah perilaku kriminal terang-terangan yang telah dilakukan dan terus dilakukan terhadap para tawanannya di Gaza.

Baca juga: Brigade Al-Qassam Jadi Ladang Kematian Untuk Israel, Hamas Bunuh 36 Tentara IDF dan Ratakan 72 Tank

Tentara Israel Tak Sengaja Bunuh Rekannya

Sementara itu Tentara Israel mengumumkan pada hari Jumat bahwa pasukannya secara tidak sengaja membunuh tiga orang yang ditahan oleh Hamas selama pertempuran di daerah Shuja'iya di timur Kota Gaza.

Padahal 3 tawanan itu sebelumnya telah membawa bendera putih di lingkungan Shuja'iya.

Investigasi awal yang dilakukan tentara, yang rinciannya dipublikasikan pada hari Sabtu oleh media Israel, termasuk otoritas penyiaran resmi dan radio tentara, mengungkapkan bahwa tentara tersebut bertindak dengan cara yang bertentangan dengan aturan pertempuran.

Sehingga mengakibatkan terbunuhnya tentara Israel tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved