Liburan Nataru di Bali
Habiskan Libur Nataru dengan Berendam, Cek 3 Rekomendasi Pemandian Air Panas di Bali Berikut Ini!
Habiskan Libur Nataru dengan Berendam, Cek 3 Rekomendasi Pemandian Air Panas di Bali Berikut Ini!
Penulis: Arini Valentya Chusni | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Lagi berlibur di Bali? Dan sudah merasa badan mulai capek? Mungkin Tribunners butuh rekleksi air panas nih.
Manfaat berendam di air panas yaitu meredakan stres, nyeri, merelaksasi otot, dan membakar kalori.
Masih banyak lagi manfaat dari berendam air panas lainnya yang wajib Tribunners cobain ketika berlibur ke Bali.
Kali ini Tribun Bali punya rekomendasi tempat wisata pemandian air panas di Bali.
1. Espa Yeh Panes Penatahan
Salah satu pemandian air panas di kabupaten Tabanan, Bali yang menjadi favorit wisatawan domestik adalah kolam air panas Penatahan.
Berlokasi di Jalan Batukaru, Penatahan, Penebel, Tabanan, Bali, kolam air panas Penatanahan atau biasa disebut Espa Yeh Panes Penatahan beroperasi mulai pukul 07.00 - 19.00 WITA.
Baca juga: 5 Rekomendasi Villa di Seminyak Untuk Habiskan Libur Nataru di Bali
Udara sekitar pemandian Penatahan Hot Spring sangat sejuk karena lokasinya berada pada area pegunungan.
Sumber air panas berasal dari sebuah pura yang berada pada areal pemandian air panas dan nama puranya Pura Yeh Panes.
Terdapat 8 kolam private, empat kolam berada pada bagian atas dan empat kolam ada pada bagian bawah.
Untuk setiap kolam private, tersedia sebuah meja yang dapat Tribunners gunakan untuk menaruh barang bawaan.
Pada sudut kolam private terdapat pancuran air panas. Untuk 4 kolam private air panas yang ada pada bagian bawah, tedapat tembok penyekat dan tanpa adanya atap.

Sedangkan 4 kolam private pada bagian atas dikelilingi dengan dinding bambu
Tak hanya kolam private saja, namun juga tersedia 3 kolam umum yang berada di paling dekat dengan pinggir sungai.
Ukurannya paling terkecil dengan suhu air dingin dan dikelilingi batu besar.
2. Toya Devasya Natural Hot Spring
Toya Devasya Natural Hot Spring berada di Toya Bungkah.
Lokasinya memang berada di pinggir danau Batur, Kintamani, sehingga bersuhu sekitar 38-39 °C, energi panas yang diperkirakan dari Gunung Batur ini dipercaya mampu menyembuhkan sejumlah penyakit kulit.
I Ketut Mardjana selaku pemilik Toya Devasya mengatakan alasan Toya Devasya identik dengan warna ungu karena itu merupakan warna tertinggi, warna suci, warna spiritual, warna tangguh.

Harga tiket masuk untuk wisatawan domestik di kolam pemandian air panas Toya Devasya yaitu Dewasa Rp 100.000/orang, Anak (umur 2- 5 tahun) Rp 60.000/orang, dan Bayi (umur dibawah 2 tahun) gratis.
Daya tarik lain dari tempat wisata ini adalah adanya waterboom di dalam kawasan Toya Devasya.
Jam operasional dari Toya Devasya saat weekday dimulai 08.00-18.00 WITA dan weekend dimulai 07.00-19.00 WITA.
3. Kolam Alami Air Sanih
Kolam Alami Air Sanih adalah pemandian air yang berada di dekat Pantai Lovina.
Buat kamu yang ingin berendam di dekat pantai, tempat ini bisa jadi pilihan yang tepat.
Sumber air tawar alami ini memiliki mitos yang sudah dipercaya masyarakat setempat.
Masyarakat percaya bahwa kolam ini bisa membuat pasangan awet jodoh.

Kolam ini memiliki dua area yang berbeda untuk dewasa dan anak-anak sehingga cocok jadi tempat rekreasi keluarga atau pasangan muda yang baru menikah.
Selain itu, kolam ini juga digunakan untuk upacara keagamaan umat Hindu.
Berlokasi di Jl. Raya Air Sanih, Bukti, Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, kolam alami Air Sanih beroperasi Senin-Minggu pukul 07.00-18.00 WITA. Dengan harga tiket masuk Rp 10 Ribu untuk dewasa dan Rp 5 Ribu untuk anak-anak.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.