Liburan Nataru di Bali

Atensi Kemacetan Kemarin, Menhub Besok Tinjau Bandara, Temui Pj Gubernur dan Kapolda Bali

Menhub, Budi Karya Sumadi memberikan atensi khusus terhadap kemacetan yang terjadi di seputaran bandara internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kemarin.

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Muhammad Raka Bagus Wibisono Suherman
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Suasana pintu masuk gerbang tol Benoa pada Sabtu (30/12/2023) sore.(Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin) 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memberikan atensi khusus terhadap kemacetan yang terjadi di seputaran Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kemarin.

Dimana dari informasi yang didapat jurnalis tribunbali.com pada Sabtu 30 Desember 2023 malam, Menhub Budi akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Bali esok hari.

Dari jadwal yang didapat, Menhub akan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai besok sekira pukul 10.00 WITA melalui terminal VIP dan langsung melakukan peninjauan.

Setelah meninjau bandara Menhub Budi langsung menuju Tol Bali Mandara, dari saja melanjutkan agenda meninjau jalan Pantai Kuta.

Baca juga: Kemacetan di Bandara Ngurah rai, Pelaku Pariwisata Bali Minta Pemerintah Serius Tangani Macet

Baca juga: Macet Parah di Bali, Pelaku Pariwisata Minta Bali Bangun Flyover

Lalu dilanjutkan dengan agenda pertemuan dengan Kapolda Bali di Mako Polda Bali.

Sesuai rapat dengan Kapolda Bali berdasarkan jadwal, Menhub Budi Karya Sumadi akan mengadakan pertemuan dengan PJ. Gubernur Bali.

Selama kunjungan kerja di Provinsi Bali, Menhub didampingi Dirjen Darat, Dirjen KA, Dirjen Hubud, Stafsus Otto dan Stafsus Adita.

Atensi khusus terhadap kemacetan Bali pun terungkap dari unggahan akun Instagram Menhub pada hari ini.

Menhub Budi mengunggah sebuah video dengan caption:

"Untuk warga Bali, kemaren ada kemacetan yaaaa? Maaf ya kawan-kawan Kementerian Perhubungan akan membangun transportasi massal LRT untuk mengurai kepadatan kendaraan pribadi di Bali. Namun guys selain itu, kami juga akan menyiapkan bus Damri sebagai angkutan masal yang berkapasitas banyak untuk memudahkan mobilitas masyarakat baik ke bandara maupun lokasi strategis lainnya. Kami akan segera lakukan, doakan ya guys. Matur suksma," tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, tepat pada kemarin, Jumat, 29 Desember 2023, telah terjadi kemacetan pajang di Jalan Tol Ngurah Rai menuju bandara.

Kemacetan tersebut berlangsung mulai dari siang hingga dini hari tadi.

Penyebab dari kemacetan pajang di Jalan Tol Ngurah Rai menuju bandara, dikarenakan banyaknya kendaraan yang melintas Tol Bali Mandara.

Hal itu terungkap dari data yang dihimpun PT Jasamarga Bali Tol dalam satu hari kemarin sebanyak 73 ribu kendaraan bertransaksi.

Baca juga: Macet di Bandara Ngurah Rai Bali pada Jumat Siang Baru Terurai Hingga Sabtu Dini Hari

"Kemarin diluar prediksi, itu masuk 73 ribu kendaraan yang transaksi di tol. Dibandingkan tahun sebelumnya hanya 50 ribu kendaraan jadi lebih tinggi kemarin," ujar Manager Operation and Maintenance PT Jasamarga Bali Tol, I Putu Gandi Ginantra, pada Sabtu 30 Desember 2023.

Gandi menambahkan rinciannya setelah kami hitung 35 ribu kendaraan roda dua sisanya roda empat keatas.

"Kalau diprediksikan itu puncaknya ditanggal 1 Januari 2024 mendatang, tapi kemarin ternyata banyak kendaraan yang menuju bandara dan diluar prediksi kami," imbuhnya.

Gandi lebih lanjut menyampaikan rata-rata harian transaksi itu di angka 38 ribu kendaraan dari Januari hingga awal Desember tetapi biasanya terjadi peningkatan saat ada libur panjang.

Koordinasi dengan sejumlah pihak seperti Dinas Perhubungan, Kepolisian dan Angkasa Pura I telah dilakukan sebelumnya untuk  mengantisipasi terjadinya peningkatan volume kendaraan.

Hasil koordinasi tersebut ditempatkannya sejumlah personel dari Kepolisian dan Dishub di gerbang masuk tol hingga ruas exit tol.

Bahkan petugas JBT pun ditempatkan di gerbang masuk untuk membantu pengguna jalan tol tapping hingga menyiapkan mobile reader uang elektronik.

Namun kejadian kepadatan kemarin diluar prediksi dari antisipasi yang telah dilakukan.

Baca juga: Macet di Bali Diprediksi Terjadi Sampai Tanggal 3 Januari 2024, Dishub Akui Terlambat Tangani

"Kendala kemarin di bandara memang overload atau full makanya di arteri sampai tol terjadi antrean. Itu terjadi penumpukan di keluar bukan di gerbang masuk, di gerbang tol kami semua lancar tidak ada kendala dan sudah ada personel membantu tapping dan penggunaan mobile reader," papar Gandi.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak bandara, dishub dan kepolisian jadi ada antisipasi misalnya seperti kemarin itu disiapkan shutle bus dari bandara dan sebaliknya," sambungnya.

Ia menambahkan bahwa dari pantauan kemarin juga banyak wisatawan turun dari mobil dan kami meminta ojek-ojek untuk standby di ujung-ujung akses keluar agar bisa mengantar ke bandara.

Kemacetan di kawasan Tol Bali Mandara dan Jalan Bypass Ngurah Rai menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat 29 Desember 2023. Kemacetan bahkan lebih dari satu jam lamanya.
Kemacetan di kawasan Tol Bali Mandara dan Jalan Bypass Ngurah Rai menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Jumat 29 Desember 2023. Kemacetan bahkan lebih dari satu jam lamanya. (Istimewa)

"Terurai itu bersih itu di jam 12.50 WITA. Kita bicara kronologisnya dulu pukul 13.00 sampai 14.00 WITA itu masih lancar, kemudian mulai ada antrean di pukul 15.00.WITA. Memang antrean itu awalnya hanya di bundaran Ngurah Rai lalu memanjang," ucap Gandi.

Gandi menghimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memastikan saldonya cukup karena kesiapan pengguna jalan tol itu berpengaruh terhadap pengendara lain.

"Jadi kalau saldonya tidak cukup kemudian lupa bawa kartu itu akan memperlambat transaksi, jadi kami himbau selalu untuk membawa uang elektronik dan saldonya cukup, kata Gandi.

Kami minta juga kepada pengguna tol agar kendaraannya selalu dalam keadaan prima dan mematuhi rambu-rambu di tol.

Sebelumnya, dalam persiapan menghadapi arus wisata Natal dan Tahun Baru, PT Jasamarga Bali Tol (JBT) menggelar Apel Satuan Tugas (Satgas) Nataru 2023.

Baca juga: Jalan Tol Bali Mandara Macet Parah, Wisatawan Jalan Kaki ke Bandara

Acara ini berlangsung di Kantor Pull Ruas Jasamarga Bali Tol pada Kamis 21 Desember 2023 lalu.

Apel Satgas ini merupakan manifestasi komitmen Jasa Marga Group untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan mobilitas arus lalu lintas menjelang Nataru.

Satgas Jasamarga Bali Tol Siaga dibentuk sebagai langkah antisipasi untuk menyusun strategi pelayanan operasi yang matang, guna menjadikan perjalanan wisata aman dan berkesan.

Fokus utama Satgas melibatkan persiapan pelayanan operasi di gerbang tol dan sepanjang jalur tol, pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM), memastikan seluruh fasilitas dapat berfungsi dengan optimal, pembatasan kegiatan konstruksi selama masa layanan operasional, pengendalian kepadatan lalu lintas, serta memastikan kebersihan dan fasilitas layanan yang memadai.

"Selain pembentukan Satgas, PT JBT  juga menyiapkan Armada serta Posko Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 yang terletak di Kantor Pull Ruas PT Jasamarga Bali Tol sebagai bagian dari strategi siaga wisata," kata Direktur Utama PT JBT, I Ketut Adiputra Karang.

Armada yang dikerahkan mencakup 2 unit Kendaraan Patroli, 1 unit Mobil Ambulance, 2 unit Mobil Derek, dan 1 Unit Mobil Rescue.

Armada dan Posko yang dibentuk akan beroperasi selama 24 jam setiap harinya, menjadikannya pusat koordinasi untuk merespon dengan cepat setiap keadaan darurat dan memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh pengguna jalan. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved