Kalender Bali

Kalender Bali Senin Umanis Tolu, Baik Buruknya Hari Ini 15 Januari 2024, Baik untuk Mulai Belajar

Senin Umanis Tolu, Amertayoga, baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.

Dok. Tribun Bali
Ilustrasi - Kalender Bali Senin Umanis Tolu, Baik Buruknya Hari Ini 15 Januari 2024, Baik untuk Mulai Belajar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Senin 15 Januari 2024 merupakan Senin Umanis Tolu menurut kalender Bali.

Di mana menurut kepercayaan masyarakat Bali, setiap hari memiliki baik dan buruk atau ala ayuning dewasa.

Hal ini karena dipengaruhi oleh beberapa hal, termasuk kala saat hari tersebut.

Oleh karenanya, setiap akan melaksanakan kegiatan tertentu mulai dari yadnya dan segala jenis pembangunan perlu memperhatikan ala ayuning dewasa.

Baca juga: Lahir Senin Umanis Tolu, Bagaimana Jatah Umur dan Nasibnya?

Karena dipercaya, jika melakukan sesuatu tanpa didasari oleh dewasa akan mengganggu kehidupan, terjadi hal yang buruk, atau bahkan ada yang percaya akan menjadi penyebab kematian.

Untuk Senin 15 Januari 2024, inilah ala ayuning dewasa menurut kalender Bali.

Amerta Danta, baik untuk melakukan tapa, brata, yoga, semadi, penyucian diri, segala pekerjaan.

Amertayoga, baik untuk membangun, mencari pengupa jiwa (nafkah), dan memulai suatu usaha/perusahaan.

Dauh Ayu, baik untuk membuat awig-awig, peraturan-peraturan atau undang-undang, baik untuk membangun.

Derman Bagia, baik untuk nikah, membangun, mulai belajar/berlatih, belajar menari.

Dina Jaya, baik untuk belajar menari atau pengetahuan yang lain dan mengandung unsur keunggulan.

Kala Buingrau, baik untuk menebang kayu, membuat bubu, memuja pitra. Tidak baik untuk membangun, mengatapi rumah.

Kala Jangkut, baik untuk membuat pencar, jaring, senjata.

Kala Katemu, baik untuk menangkap ikan, berburu, mapikat, memasang jerat, kungkungan, mangadakan pertemuan.

Kala Temah, tidak baik untuk dewasa ayu.

Srigati, baik untuk menyimpan padi di lumbung dan menurunkan padi dari lumbung.

Srigati Turun, baik untuk membibit/menanam padi, menyimpan padi, mengaturkan yadnya di lumbung, menanam kelapa, mulai membuat barang dagangan. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved