Berita Gianyar
VIRAL : Diduga Serobot Antrian Melukat di Tirta Empul, Sesama Turis Adu Mulut
Diduga serobot antrian melukat di Tirta Empul, sesama turis 'mekerah' di Tirta Empul
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Pelukatan atau tempat mandi suci di pancuran Pura Tirta Empul, Kecamatan Tanpaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali kembali menjadi sorotan.
Sebab, tersebar di media sosial (medsos) video sesama turis, berdebat di bawah pancuran suci.
Persoalan tersebut diduga akibat salah satu turis menyerobot antrian, diduga terjadi, Selasa 16 Januari 2024.
Berdasarkan data dihimpun Tribun Bali, Rabu 17 Januari 2024, dalam video tersebut terlihat ada dua orang yang bersitegang, mereka sama-sama menggunakan kamben berwarna buru, yakni merupakan kamben yang disediakan oleh pengelola objek wisata Pura Tirta Empel yang masuk ke areal pemandian atau areal pura.
Dalam video tersebut, terlihat turis berambut cepak mendorong-dorong turis berkepala botak.
Beruntung ada turis lain yang menengahi, sehingga tak terjadi peristiwa yang tak diinginkan.
Saat itu, turis botak terus melontarkan kata-kata seperti tidak terima ditegur.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Putu Agus Ady Wijaya saat dikonfirmasi, membenarkan sempat terjadi insiden di pelukatan Pura Tirta Empul. Namun kasus tersebut tidak diproses, dan kedua belah pihak sudah berdamai.
"Kejadiannya kemarin itu, tidak (diproses), sudah diserahkan ke pihak pengempon, sudah damai," ujarnya.
Baca juga: Beraksi di Siang Bolong, Maling Motor Diamankan Warga di Dalung Kuta Utara
Ditanya apakah akan ada prosesi penyucian areal pelukatan tersebut, AKP Agus Adi sempat berdiskusi dengan prajuru setempat, bahwa tidak ada upacara.
Kata dia, dalam insiden tersebut tidak sampai menimbulkan luka.
"Tidak ada (upacara), tadi sudah koordinasi sama bendesa, tidak ada," ujarnya. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.