Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bangli

Satpol PP Bangli Amankan Dua Pria Diduga ODGJ

Satpol PP Bangli mengamankan dua pria diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), Jumat (2/2/2024).

Tayang:
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Satpol PP Bangli saat mengamankan pria diduga ODGJ. Jumat (2/2/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Satpol PP Bangli mengamankan dua pria diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ), Jumat (2/2/2024).

Keduanya diamankan dari lokasi berbeda. Yakni Desa Pengotan, Kecamatan Bangli dan Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku

Hal tersebut diungkapkan Kabid Tibum Tranlimas, Satpol PP Bangli, Cokorda Lanang Mahendra. Berawal saat pihaknya mendapat laporan dari Perbekel Desa Pengotan, bahwa ada ODGJ yang diamankan di Dinas Sosial. Laporan itu ia terima pada pukul 07.00 wita.

"Awalnya yang bersangkutan terlihat linglung. Saat ditanya warga, jawabannya tidak karuan. Sehingga oleh warga dan pecalang mengamankan pria bersangkutan, untuk dibawa ke Dinas Sosial. Selanjutnya di Dinas Sosial yang bersangkutan (ODGJ) kita ajak ke RSJ," jelasnya. 

Cok Mahendra mengaku tidak tahu dari mana asal ODGJ tersebut. Sebab ia tidak membawa identitas diri. 

Sejam kemudian, lanjut Cok Mahendra, pihaknya menerima laporan serupa. Kali ini laporan datang dari Kadus Sidaparna, Desa Yangapi. Kata Cok Mahendra, yang bersangkutan sempat ribut di rumahnya.

"Tidak ngamuk dan tidak sampai melukai. Hanya ribut suara saja. Berdasarkan laporan dari Kadus Sidaparna, kami segera siapkan regu penjemput untuk melakukan penjemputan yang bersangkutan dan dibawa ke RSJ. Tentu penjemputan berdasarkan keinginan keluarga juga," tandasnya.

Sementara itu Perbekel Pengota, I Kadek Yastawan saat dikonfirmasi menyampaikan Jumat pagi sekitar pukul 07.00 wita, ditemukan seorang pria di wilayah Banjar Tiyingdesa, Desa Pengotan. Saat itu kondisi pria tersebut seperti linglung.

"Yang bersangkutan saat diajak komunikasi tidak ada respon. Ia juga tidak membawa identitas," ujarnya. 

Baca juga: Kena Sanksi Berat BK DPD RI, Pengamat Sarankan AWK Mundur Sebagai Calon DPD RI Pemilu 2024

Oleh sebab itu, diputuskan jika pria tersebut dibawa ke Dinas Sosial Bangli. Menurut Kadek Yastawan saat akan dievakuasi, yang bersangkutan sempat melawan. Namun tidak sampai menyebab korban.

"Ya setelah di pegang dia sempat melawan. Syukur tidak sampai ada luka, termasuk juga pria tersebut," ucapnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved