Sponsored Content
KPU Badung Pantau Pencoblosan di Beberapa TPS, Sebut Persiapan Sudah Dilakukan Maksimal
KPU Badung Pantau Pencoblosan di Beberapa TPS, Sebut Persiapan Sudah Dilakukan Maksimal
Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Badung langsung turun melakukan pemantauan pencoblosan di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di Gumi Keris pada Rabu 14 Februari 2024. Pemantauan sendiri dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Badung, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan dipimpin langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.
Meski dilakukan pemantauan TPS, namun KPU Badung memastikan persiapan pemungutan suara sudah dilakukan dengan maksimal. Sehingga pemilu tahun 2024 bisa berjalan Jujur, adil dan transparan.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Badung I Nyoman Dwi Suarna Artha yang ditemui saat pemantauan TPS mengatakan bahwa KPU Badung sudah bekerja dengan maksimal. Bahkan persiapan dalam penyelenggaraan pemilu juga sudah dilakukan.
“Selaku penyelenggara, kami sudah siapkan dengan baik, termasuk dengan teman-teman kami di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Mudah-mudahan ini berjalan dengan baik sampai proses perhitungan suara,” ujar Dwi Suarna Artha.
Pihaknya mengaku pada hari kedua pemantauan dilakukan di beberapa TPS seperti di TPS 1 di Wantilan Serbaguna Desa Pelaga, Petang. Selanjutnya dilakukan pemantauan ke TPS 5 yang berlokasi di Balai banjar Petang Suci, desa petang. TPS 9 di Wantilan Desa Carangsari, Petang.
Selanjutnya di Kecamatan Petang dilakukan pemantauan di TPS 1 yang berlokasi di Banjar Gede anggungan, Lukluk dan TPS 12,13 di Balai banjar Ubung, Sempidi. Pada pemantauan dipastikan tidak ada masalah namun perlu diantisipasi cuaca karena musim hujan.
“kami harap semoga tidak hujan saja, mungkin nanti akan sedikit mengganggu teman-teman kami dalam proses pemungutan dan perhitungan suara. Sehingga nantinya tidak mengganggu logistik kami,” harapnya.
Disinggung mengenai KPPS yang bekerja berat karena ada lima varian surat suara, Dwi Suarna Artha mengaku bahwa hanya Daftar pemilih Tetap (DPT) yang akan menerima lima varian itu. Bahkan kehadirannya ke TPS juga memastikan kinerja KPPS di setiap TPS.
“Sebelumnya kami juga sudah memberikan pelatihan untuk KPPS. Sehingga kita harapkan tidak ada masalah,” imbuhnya.
Sebelumnya KPU Badung bersama Bupati Badung, Forkopimda juga sudah melakukan pemantauan TPS sehari sebelum pemilu. Pemantauan dilakuakan untuk memastikan kesiapan TPS dalam pemungutan suara.
Adapun TPS yang dikunjungi oleh Bupati Badung beserta rombongan antara lain TPS 49 Banjar Gaji Dalung, TPS 6 Gedung Wiswa Budaya Kelurahan Legian, TPS 13 Banjar Temacun Kelurahan Kuta, TPS 54, 55, 56 Banjar Mumbul Kelurahan Benoa dan TPS 19, 20 Banjar Tebe Kelurahan Jimbaran. (*)