Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Kamis 15 Februari 2024: Antara Cuan dan Kerugian

Renungan Harian Katolik Kamis 15 Februari 2024: Antara Cuan dan Kerugian

Editor: Fenty Lilian Ariani
Istimewa
Gambar Salib -Renungan Harian Katolik Kamis 15 Februari 2024: Antara Cuan dan Kerugian. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Renungan Harian Katolik Kamis 15 Februari 2024: Antara Cuan dan Kerugian.

Renungan Harian Katolik Kamis 15 Februari 2024 diambil dari bacaan Injil, Ulangan 30:15-20, Mazmur 1:1-2.3.4.6 dan Lukas 9:22-25.

Berbahagialah orang yang menaruh kepercayaan pada Tuhan.

Terpujilah Kristus Tuhan, Raja mulia dan kekal.

Bertobatlah, sabda Tuhan, sebab Kerajaan Surga sudah dekat. 

Sekali peristiwa Yesus berkata kepada murid-murid-Nya harus menanggung dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala, dan ahli-ahli Taurat lalu dibunuh, tetapi dibangkitkan pada hari ketiga.

Kata- Nya kepada mereka semua, "Setiap orang yang mau mengikut Aku, harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.

"Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.

Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?"

Puasa dan Pantang

Kitab Hukum Kanonik, Kanon 1249-1253 mengatur secara tegas berkaitan dengan puasa dan pantang dalam Gereja Katolik.

Menurut Kitab Hukum Kanonik, yang wajib berpuasa adalah semua orang beriman kristiani.

Hari dan waktu tobat dalam seluruh Gereja ialah setiap hari Jumat sepanjang tahun dan selama Masa Prapaskah.

Pantang makan daging atau makanan lain menurut ketentuan konferensi para uskup hendaknya dilakukan setiap hari Jumat sepanjang tahun, kecuali hari Jumat itu kebetulan jatuh pada salah satu hari yang terhitung hari raya; sedangkan pantang dan puasa hendaknya dilakukan pada hari Rabu Abu dan pada hari Jumat Agung.

Peraturan pantang ini mengikat bagi mereka yang telah berumur empat belas tahun, sedangkan puasa mengikat bagi mereka yang telah dewasa sampai awal tahun keenam puluh.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved