Populer Bali

Harga Beras RI Lebih Mahal dari Tetangga, Ini Respon Jokowi

Presiden Joko Widodo mengeklaim harga beras yang sempat melambung telah mulai turun menjelang akhir Februari 2024. Namun, harga beras di Indonesia

Editor: Ady Sucipto
Tribunnews/Taufik Ismail
Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berbicara kepada pers usai menyaksikan penyerahan sejumlah Alutsista yang kepada TNI di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (24/1/2024). 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengeklaim harga beras yang sempat melambung telah mulai turun menjelang akhir Februari 2024. Namun, harga beras di Indonesia ternyata jauh lebih mahal dibandingkan negara tetangga.

Dilansir dari Kompas.com, Global Product Prices mengungkapkan harga beras yang bervariasi antara satu negara dengan negara lainnya. Lembaga penelitian yang melacak berbagai harga eceran bahan pokok ini merilis harga beras per Januari 2024.

Menurut laman resminya, lembaga penelitian ini terdiri dari beberapa analis ekonomi yang dikepalai oleh Neven Valev, seorang ekonom bergelar PhD dengan pengalaman lebih dari 15 tahun sebagai profesor ekonomi.

Baca juga: Jatah Bali Dikurangi 23 Persen oleh Pusat, Wali Kota Denpasar Minta Kuota Elpiji 3 Kg Dikembalikan

Metode yang dilakukan oleh Global Product Prices didasarkan pada penelitian pendahuluan terhadap pengecer utama dan merek terpopuler di setiap negara untuk berbagai kelompok produk.

Harga beras ini diseragamkan oleh Global Product Prices dengan satuan mata uang dolar Amerika Serikat (AS).

Adapun harga beras yang tertera untuk beras putih bulir panjang dengan satuan per kilogram.

Berdasarkan 82 negara yang masuk dalam basis data, harga rata-rata beras per kilogram adalah 1,96 dolar AS.

Di setiap negara, analis Global Produk Prices menggunakan setidaknya tiga sumber data harga seperti jaringan toko besar dan penjual online.

Lantas, negara mana yang memiliki harga beras termurah dan termahal?

Indonesia menduduki peringkat ke-12 dari peringkat negara dengan harga beras termurah. Sementara pada peringkat pertama, diduduki oleh Bangladesh dan disusul India di peringkat kedua.

Berikut daftar negara dengan harga beras termurah per kilogram, dengan harga diubah ke satuan rupiah per Rabu (28/2): Harga beras di Bangladesh Rp 9.241, di India Rp 12.217, di Pakistan Rp 13.157, di Thailand Rp 13.471, di Paraguay Rp 14.567, di Kolombia Rp 14.567, di Argentina Rp 14.880.

Harga beras di Vietnam Rp 15.037, di Zambia Rp 16.917, di Singapura Rp 17.543, di China Rp 17.856, di Indonesia Rp 18.013, di Afrika Selatan Rp 18.013, di Tanzania Rp 18.483, di Turkiye Rp 20.519.

Sedangkan negara yang menduduki peringkat pertama dengan harga beras termahal yakni Amerika Serikat. Kemudian, peringkat kedua diduduki Jepang dan peringkat ketiga Italia.

Berikut rincian 10 negara dengan harga beras termahal: Harga beras di Amerika Serikat Rp 70,488, di Jepang Rp 63.752, di Italia Rp 62.812, di Serbia Rp 60.149, di Uruguay Rp 58.583, di Israel Rp 51.691, di Swedia Rp 48.715, di Kanada Rp 48.558, di Swiss Rp 48.088, dan di Lithuania Rp 47.618.

Baca juga: Ibu-ibu di Denpasar Mengeluh, Harga Beras hingga Buah-buahan Naik Jelang Galungan

Harga beras di Indonesia dalam tren naik sejak akhir tahun 2023. Bahkan, belakangan ini sempat terjadi kelangkaan beras di peritel sehingga berlaku pembatasan pembelian untuk konsumen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved