Kebakaran di Denpasar
Korban Kebakaran di Kesiman Mengungsi di 2 Lokasi, Tinggal di Rumah Kerabat, Buat Dapur Umum Darurat
Kebakaran di Jalan Sekar Sari Kesiman Kertalangu hanya tersisa puing-puing rumah, tembok, seng bekas terbakar.
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 83 warga yang terdampak kebakaran hebat di Jalan Sekar Sari Kesiman Kertalangu, Denpasar, Bali pada Minggu 3 Maret 2024, kini masih mengungsi.
Kebakaran ini menghanguskan sebanyak 24 unit rumah kontrakan atau kos-kosan yang berdiri di atas lahan seluas 4 are.
Pantauan di lapangan pada Senin 4 Maret 2024, hanya tersisa puing-puing rumah, tembok, seng bekas terbakar.
Selain itu, garis polisi juga sudah terpasang mengelilingi lokasi kebakaran tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Hebat di Kesiman Denpasar, Ratusan HP Milik Customer Ikut Terbakar
Namun begitu, beberapa warga tampak mengais barang yang masih bisa diselamatkan dari balik puing kebakaran.
Selain itu, di depan kontrakan yang terbakar, beberapa warga yang terdampak duduk di atas tikar sambil bercengkrama dengan kerabat.
Kini, warga terdampak tersebut mengungsi di dua titik yang tak jauh dari lokasi kebakaran.
Titik pertama ada di sebelah barat lokasi kebakaran, titik kedua di timur lokasi kebakaran.
Selain itu, ada juga beberapa warga yang tinggal sementara di rumah kerabat terdekat.

Salah seorang warga sekitar yang ikut jadi relawan, Iman menuturkan, bantuan sudah mengalir sejak kemarin ke pengungsian.
“Sudah banyak warga sekitar yang bantu, ada beras, baju, kompor, juga ada sumbangan dari pemerintah dan dari donatur yang disalurkan lewat Pak Kadus,” kata Iman.
Selain itu, pihaknya juga membuat dapur darurat untuk memasak beras dan bantuan bahan lauk pauk sumbangan.
“Untuk kondisi warga semuanya sehat, tadi juga sudah ada pemeriksaan dari petugas Puskesmas,” tutur lelaki yang juga menjadi Linmas.
Iman menambahkan, selain orang dewasa, ada juga 7 anak yang terdampak kebakaran.
“Dari 7 ada yang masih bayi, ada juga yang berusia 2 tahun, 4 tahun,” katanya. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.