Sponsored Content
Universitas Terbuka Bersama LOFA Gelar Pre-Public Sector International Conference di Bali
Universitas Terbuka Bersama LOFA Gelar Pre-Public Sector International Conference di Bali
Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Fenty Lilian Ariani
TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Universitas Terbuka (UT), Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Korean Local Finance Association (LOFA) mengadakan pertemuan internasional bertajuk 'The Pre Public Sector International Conference' bertema "Accountability and Social Capital in Local Finance".
Pertemuan diadakan di Pullman Bali Legian Beach pada Senin 4 Maret 2024, sejumlah pembicara dari luar negeri dihadirkan penyelenggara dan dihadiri puluhan peserta.
Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi, Ivanovich Agusta, menyampaikan pihaknya bersama UT dan LOFA menjalin kerja sama berkaitan dengan keuangan mikro dan keuangan kecil terutama untuk masyarakat desa.
Bentuk kerja sama yang dilakukan diantaranya seperti pelaksanaan seminar internasional seperti hari ini, pelatihan terhadap para pengurus Bumdes di desa-desa, dan lain sebagainya.
Diharapkan hasil dari kegiatan yang diadakan itu akan menjadi perbaikan terhadap kebijakan terutama ekonomi desa yang berkaitan dengan keuangan mikro dan kecil di desa.
"Pada dasarnya Kementerian Desa mendukung Universitas Terbuka dan kerja sama dengan Korea Selatan sehingga semua hasil-hasilnya digunakan untuk kepentingan pembangunan desa berikutnya," imbuhnya.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Ojat Darojat M.Bus. Ph.D., mengapresiasi atas terselenggaranya konferensi ini.
"Sebagai Rektor Universitas Terbuka, saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan acara Pre-Public Sector International Conference (PSIC) yang membahas isu penting 'Accountability and Social Capital in Local Finance'," ujar Prof. Ojat.
Ia menambahkan melalui konferensi ini, kita dapat menggali perspektif akademis dan praktis dalam menciptakan akuntabilitas dan membangun kepercayaan masyarakat dalam pengelolaan keuangan di tingkat lokal.
Sebagai institusi pendidikan terbuka, kami sangat mendukung upaya dalam mendorong transparansi dan partisipasi masyarakat yang merupakan kunci dari tata kelola keuangan yang baik.
"Saya berharap konferensi ini dapat memperkaya wawasan dan pengetahuan kita dalam memperkuat modal sosial dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan publik," ungkapnya.
Selain itu konferensi ini akan menjadi ajang bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan lainnya untuk saling berbagi pengetahuan, temuan penelitian, dan perspektif terkini mengenai akuntabilitas dan modal sosial dalam pengelolaan keuangan di tingkat lokal.
Universitas Terbuka dapat berperan aktif dalam mempresentasikan hasil kajian ilmiah dan praktik terbaik, serta menjalin kemitraan dengan institusi lain dalam pengembangan kurikulum dan materi pembelajaran yang relevan.
Penyelenggaraan konferensi ini di Indonesia juga memberikan kesempatan bagi kami untuk mempromosikan pendidikan terbuka dan jarak jauh dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia yang mengelola keuangan daerah.
Sementara itu Chairman LOFA, Dr. Lee In-Jae, mengatakan dengan adanya konferensi seperti ini menjadi sebuah tempat untuk saling berbagi best practice ataupun hal-hal lainnya dari masing-masing negara yang berpartisipasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Foto-bersama-Chairman-LOFA-Rektor-Universitas-Terbuka-dan-Kepala-Badan-Pengembangan.jpg)